#
Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto Memaparkan Hasil Indaks Hartga Konsumen (IHK) Maret 2019. Tarif ANgkutan Udara, Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabe Jadi Penyumbanbg Inflasi Maret Sebesar 0,11 Persen.

BPS : Kenaikan Tarif Angkutan Udara Sumbang Inflasi Maret 0,11 Persen
Inflasi juga disumbang dari Kenaikan Harga Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabe

EmitenNews – Badan Pusat Statistik (BPS)merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret  2019, terjadi kenaikan inflasi disebesar 0,11 persen sementara inflasi inti secara year on year sebesar 3,03 persen. Kenaikan Tarif angkutan udara, harga bawang merah dan bawang putih jadi penyumbang terjadinya inflasi.

Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan perkembangan harga pada maret 2019 ini secara umum menunjukan adanya kenaikan. Berdasarkan pemantauan BPS di 82 kota.

“Pada Maret inflasi 0,11 persen. dengan ini inflasi year on year sebesar 2,48 persen, penyebab utamanya harga bawang merah bawang putih dan kenaikan tarif angkutan udara,”ujar  Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Senin (1/4/2019).

Suhariyanto menambahkan dengan adanya keputusan dari pemerintah dalam hal ini kementerian perhubungan mengenai tariff angkutan udara, diharapkan akan menekan inflasi pada bulan berikutnya.

Berdasarkan pantauan BPS inflasi tertinggi terjadi  di Ambon sebesar 0,86 persen. Kalau ditelusuri ke dalam penyebab adalah tarif angkutan udara. Inflasi terendah Bekasi dan Tangerang 0,01 persen.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tual yakni -3,03 persen  karena ada penurunan harga komoditas ikan. Ikan memang menjadi komoditas utama di Tual.

Check Also

BKN Buka Penerimaan CPNS Setelah Presiden-Wapres 2019-2024, Joko Widodo-Ma’ruf Amin Dilantik
Kuota calon Aparatur Sipil Negara untuk 2019 sebanyak 100 ribu orang, dan pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 75 ribu orang

EmitenNews.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *