#
Pelaksanaan PSBB Tangerang Raya - Petugas Polisi memeriksa kepatuhan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan HOS Cokroaminoto, Tangerang, Banten, Sabtu (18/4/2020). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan setiap pengendara mobil dan motor mematuhi aturan PSBB di wilayah Kota Tangerang. (Dok. SP/Ruht Semiono).

Khawatir Masyarakat Lupa Protokol Kesehatan, Gubernur Perpanjang PSBB Tangerang Raya Hingga 26 Juli
Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, jangan sampai kalau PSBB di tiga wilayah –Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Tangerang Selatan-- itu dicabut akan terjadi euforia, masyarakat kembali lupa

EmitenNews.com – Khawatir masyarakat terlena dan melupakan protokol kesehatan, Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya. PSBB di tiga  wilayah –Kota dan Kabupaten Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan—itu diperpanjang selama dua minggu ke depan hingga Minggu (26/7/2020). Provinsi Banten sudah keluar dari zona merah dan kini berstatus zona kuning.

Dalam keterangannya yang dikutip Senin (13/7/2020), Gubernur Wahidin Halim mengatakan, jangan sampai kalau PSBB dicabut akan terjadi euforia, masyarakat kembali seperti semula dan lupa dalam menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Karena itu, mantan Wali Kota Tangerang ini, memutuskan memperpanjang PSBB untuk keenam kalinya di kawasan Tangerang Raya.

Menurut Gubernur Banten, PSBB akan terus diperpanjang supaya masyarakat terbiasa hidup dengan protokol kesehatan. Pihaknya membutuhkan waktu sampai terjadi internalisasi diri. Kalau sudah menyatu, dan sudah jadi ter-institusionalisasi, kata dia, Insyaallah tanpa sosialisasi lagi kita sudah terbiasa dan merasakan pentingnya dan manfaatnya suatu kehidupan baru.

PSBB Tangerang Raya kali ini, diperpanjang dengan melonggarkan sejumlah kegiatan yang memiliki risiko penularan rendah. Untuk kegiatan dengan risiko sedang, agak tinggi dan tinggi, masih harus dibatasi.

Sementara itu jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2020, Wahidin meminta masyarakat tidak merasa terganggu dengan aturan PSBB. Kata dia, tradisi Idul Adha, seperti penyembelihan hewan kurban masih boleh dilakukan di masjid-masjid seperti sebelumnya. ***

 

Check Also

Sedikit Menggembirakan Penambahan Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Hari Ini di Bawah 4 Ribuan
Masyarakat harus semakin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mematuhi penerapan protokol kesehatan. Kita harus menggunakan masker walaupun di rumah

EmitenNews.com – Sedikit menggembirakan, penambahan kasus harian virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19), di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: