#

Laba NFC Indonesia (NFCX) Turun 62 Persen di Kuartal I-2020. Ini Penyebabnya

EmitenNews.com- Pada kuaratal I-2020, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) laba bersih yang dapat diatribusikan di 1Q20 turun 62,9% YoY menjadi Rp5,1 miliar dimana pada tahun sebelumnya di kuartal yang sama perseroan masih membukukan laba sebesar RP13,69 miliar.

Berdasarkan keterangan Pers emiten Jasa Teknologi Informasi, Digital, dan Telekomunikasi itu  Senin (29/6/2020) ,pendapatannya tumbuh sebesar 143,2% YoY menjadi Rp2,1 triliun. Ekspansi top-line ini terutama disebabkan oleh kinerja yang luar biasa dari segmen aggregator produk digital, yang tumbuh sebesar 143,5% YoY menjadi Rp2,0 triliun di 1Q20, seiring dengan pertumbuhan jumlah anggota sebesar 288,8% YoY menjadi 102,3 ribu anggota di 1Q20 vs 26,3 ribu anggota di 1Q19. Selain itu, pertumbuhan top-line juga didorong oleh kontribusi dari pendapatan segmen digital cloud advertising yang tumbuh sebesar 89,0% YoY menjadi Rp23,7 miliar di 1Q20.

 

Baca juga: Pendapatan Naik Namun Laba NFC Indonesia (NFCX) Malah Ambles 62 Persen di Kuartal I-2020

 

Untuk 1Q20, margin laba kotor berada di bawah tekanan karena adanya perubahan dalam campuran produk terhadap produk-produk dengan margin yang lebih rendah. Akibatnya, margin laba kotor turun dari 3,2% di 1Q19 menjadi 1,3% di 1Q20. Margin laba operasi turun dari 2,2% di 1Q19 menjadi 0,7% di 1Q20, didukung oleh peningkatan efisiensi operasi dengan rasio biaya operasional terhadap pendapatan turun dari 1,1% di 1Q19 menjadi 0,5% 1Q20. Sejalan dengan itu, laba bersih yang dapat diatribusikan di 1Q20 turun 62,9% YoY menjadi Rp5,1 miliar dimana pada tahun sebelumnya di kuartal yang sama perseroan masih membukukan laba sebesar RP13,69 miliar. NFCX mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan posisi kas bersih sebesar Rp375 miliar pada 1Q20.

Jaringan titik iklan DMMX berkembang menjadi 9.748 layar (+ 68,9% YoY) yang mencakup 7.365 titik (+ 58,2% YoY) Jaringan titik iklan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (“DMMX”) terus berkembang dengan pesat dengan jumlah layar yang digunakan tumbuh 68,9% YoY menjadi 9.748 pada 1Q20 dari 5.773 di 1Q19. Selain itu, platform Pojok Bayar milik DMMX juga mencatatkan penambahan 2.000+ anggota baru dalam 3 bulan pertama tahun 2020. Hasilnya, pendapatan 1Q20 tumbuh 478,8% YoY menjadi Rp85,2 miliar dengan laba bersih tumbuh beriringan di 492,7% YoY menjadi Rp8,8 miliar. Aktivitas penyebaran layar DMMX tetap solid bahkan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menambah 300+ layar antara April dan pertengahan Mei. Selain itu, manajemen DMMX juga mencari kemungkinan memperluas bisnis ke Office Solutions, seperti meeting room terintegrasi dengan fitur konferensi video, untuk mendukung kegiatan komersial Usaha Kecil Menengah (UKM) di dalam masa “New Normal”.

Ideosource berinvestasi di GoPlay, platform streaming video on-demand GoJek
Pandemi yang sedang berlangsung telah mempengaruhi cara masyarakat dalam menikmati, terutama produk dan layanan yang didorong oleh permintaan diskresioner, seperti hiburan. Dengan demikian, platform video OTT seperti GoPlay, semakin meningkat popularitasnya karena kenyamanan yang disediakannya. Penyedia konten / rumah produksi, seperti Ideosource, perlu memikirkan kembali cara produk mereka didistribusikan dan dipasarkan. Pada 2Q20, Ideosource berinvestasi dalam penggalangan dana independen pertama GoPlay, yang dilihat sebagai peluang luar biasa, guna membuka saluran distribusi dan monetisasi pentingbagi kontennya. Dari perspektif NFCX, dengan pengembangan progresif dari basis data konten yang unik bersamaan dengan pendalaman kemitraan dengan GoPlay, NFCX akan dapat menghadirkan rangkaian produk dan layanan yang lebih inovatif untuk memberdayakan ritel modern untuk lebih baik lagi dalam melibatkan generasi pelanggan yang semakin cerdas.

Loyalty Platform NFCX yang bekerja sama dengan Alfamart semakin berkembang
Loyalty platform NFCX, dalam kemitraannya dengan Alfamart terus mencatatkan pertumbuhan transaksi dan pengguna yang sehat, dengan transaksi rata-rata IDR15m/hari dengan 15 ribu pengguna baru sejak diluncurkan pada 1Q20. Selama periode PSBB, platform ini melihat minat yang kuat dari pengguna grass-root sebagai pengganti dalam bentuk digital dari hadiah fisik yang biasanya dilakukan pada kegiatan promosi. NFCX berencana untuk terus mengembangkan dan memperluas loyalty platform dan berpotensi memperluas layanan ke mitra ritel lainnya.

Penggerak kinerja utama dalam beberapa kuartal berikutnya adalah perluasan organik keanggotaan digital product aggregator dan aktivitas penyebaran layar yang tetap kuat dan berlanjutnya ekspansi jaringan titik iklan.

Check Also

BEI Catatkan Saham Perdana PT Pakuan (UANG) Senin (6/7)

EmitenNews.com – PT Bursa Efek Indonesia telah memulihkan Pencatatan Efek PT Pakuan Tbk. (Perusahaan), calon …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: