#
Foto: TLKM

Laba PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) Turun 5,81 Persen di Kuartal I-2020

EmitenNews.com- Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telekomunikasi terbesar di Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) hanya mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp5,86 triliun pada kuartal I-2020 atau terjadi penurunan 5,81 persen dari laba emiten BUMN itu dari periode yang sama tahun 2019 Rp6,22 triliun

Laporan keungan emiten dibawah pengawasan Kemntrian BUMN Erick Thohir yang di sampaikan Kepada BEI Selasa (30/6) disebutkan,pendapatan Telkom sepanjang 3 bulan pertama pada 2020 Rp34,19 triliun atau turun 1,85 persen dari pendapatan perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp34,84 triliun

Laba usaha yang dibukukan oleh perseroan per 31 Maret 2020 sebesar Rp11,92 triliun atau turun 0,83 persen dari laba usaha Rp12,02 triliun pada tahun sebelumnya.

Bagian rugi bersih entitas asosiasi bersih sebesar Rp1,21 triliun atau naik 21,98 persen dari Rp996 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Sehingga laba sebelum pajak penghasilan Telkom turun 3,57 persen menjadi Rp10,92 triliun dari Rp11,32 triliun pada tahun sbelumnya,diiringi dengan beban pajak penghasilan turun 6,83 persen jadi Rp2,62 triliun dari beban pajak pada periode yang sama tahun 2019 Rp2,82 triliun

sehingga laba periode berjaloan yang dibubukan oleh TLKM pada periode awal tahun 2020 Rp8,30 triliun atau turun 2,38 persen dari Rp8,50 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya

Sehingga laba bersih per saham yang dibukukan oleh emiten BUMN itu Rp59,17 per 31 Maret 2020 turun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp62,83 per saham.

Sementara total aset yang dimiliki oleh Telkom Rp241,91 triliun hingga akhir kuartal I-2020 terjadi pertumnuhan 9,36 persen dari total aset perseroan yang dibukukan per 31 Desember 2019 Rp221,20 triliun.

Per4tumbuhan jumalah aset perseroan di topang oleh tumbuhnya liabilitas dari Rp103,95 triliun menjadi Rp115,36 triliun sedangkan pada sisi ekuitas menjadi Rp126,54 triliun dari Rp117,25 triliun.

Sedangkan kas dan setara kas yang perlu di perhatikan dalam laporan emiten BUMN ini adalah bertambah 4,21 persen dari Rp23,38 triliun menjadi Rp24,36 triliun hingga akhir Maret 2020.

Check Also

Semen Indonesia (SMGR) Suplai 150 Ribu Ton Semen Buat Kereta Cepat Jakarta – Bandung
SG sebagai bagian dari SIG terus berusaha menjaga ketersediaan semen untuk kebutuhan pembangunan proyek KCJB meski kondisi pandemi Covid-19

EmitenNews.com-  PT Semen Gresik (SG), anak usaha BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), menyuplai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: