#
Orang lanjut usia (lansia), ibu menyusui, orang dengan komorbid, dan penyintas Covid-19, sudah bisa mendapatkan vaksin virus corona. Namun, kelompok sasaran tunda itu, perlu menjalani wawancara tambahan terlebih dahulu sebelum divaksinasi. (Dok. Pemko Batam).

Lansia dan Ibu Menyusui Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19, Tetapi Harus Didahului Wawancara
Yang penting diingat, walau sudah divaksinasi harus tetap 5M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas

EmitenNews.com – Kabar baik bagi upaya melawan penyebaran virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19). Orang lanjut usia (lansia), ibu menyusui, orang dengan komorbid, dan penyintas Covid-19, sudah bisa mendapatkan vaksin virus corona. Namun, kelompok sasaran tunda itu, perlu menjalani wawancara tambahan terlebih dahulu sebelum divaksinasi.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu, dalam keterangannya yang dikutip Rabu (17/2/2021), mengungkapkan hal ini diatur dalam surat edaran terbaru Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/11/368/2021. Aturan ini  tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Sasaran Lansia Komorbid dan Penyintas Covid-19 serta Sasaran Tunda.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional telah menyampaikan kajian bahwa vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada kelompok tersebut dengan terlebih dahulu dilakukan anamnesa tambahan. Menurut Maxi, pemberian vaksin mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Kelompok 60 tahun ke atas mendapat dua dosis dengan interval pemberian 28 hari. Selanjutnya, kelompok komorbid, seperti penderita hipertensi, dapat divaksinasi kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg. Penderita diabetes dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut.

Sementara itu, penyintas kanker juga dapat tetap diberikan vaksin. Penyintas Covid-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari 3 bulan sembuh. Begitupun ibu menyusui juga dapat diberikan vaksin.

Kementerian Kesehatan meminta kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia segera melakukan tindakan korektif yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kelancaran vaksinasi. Kelompok sasaran tunda itu akan diberikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksin Covid-19.

Yang penting diingat, walau sudah mendapatkan vaksin covid-19, harus tetap 5M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Dengan begitu upaya agar terhindar dari infeksi virus yang dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, lebih maksimal. ***

Check Also

Bertambah 7.533 Kasus Corona, Waspadai Empat Provinsi di Jawa yang Masuk Tujuh Besar
Di luar Pulau Jawa, Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Bali juga mencatat tambahan kasus covid-19 tertinggi di Indonesia per Rabu, 24 Februari 2021

EmitenNews.com – Bertambah 7.533 kasus baru virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19), Rabu (24/2/2021) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: