#
(Dok. EmitenNews).

Lapkeu 2020 Berubah, Itama Ranoraya (IRRA): Ada Buy Back Saham di Pasar

EmitenNews.com- PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menegaskan, perubahan laporan keuangan kuartal II dan III tahun 2020 pada pos laba rugi disebabkan adanya kegiataan pembelian saham beredar kembali atau buy back.

Direktur Keuangan IRRA, Pratoto Raharjo menyatakan, inti perubahan hanya dikeluarkannya keuntungan (unrealized) kenaikan harga saham hasil buyback dari pos pendapatan lain-lain.

“Sehingga pasca revisi terjadi penyesuaian terhadap nilai laba bersih perseroan untuk laba kuartal 2 dan kuartal 3 dibandingkan nilai laba bersih sebelum perubahan,” kata Pratoto, Rabu (13/1/2021).

Pratoto menambahkan, perubahan tersebut merupakan langkah perbaikan yang dilakukan perseroan untuk memenuhi standar akutansi yang berlaku, dan untuk proses perbaikannya, perseroan telah melakukan sesuai dengan ketentuan yang ada, yang berlaku di pasar modal.

“Dengan perubahan tersebut, laporan keuangan yang dipublikasikan telah mencerminkan laporan keuangan perusahaan tidak audit yang sesuai dengan kaidah yang berlaku,” tambah Pratoto.

Ia mengakui, hasil dari perubahan laba bersih di kuartal II maupun kuartal II setelah perubahan tersebut, tidak mempengaruhi target pencapaian perseroan, yang telah disampaikan sebelumnya.

“Tapi perlu kami informasikan kembali, bahwa pada tahun 2020, laba bersih kami tumbuh 70 persen – 80 persen dibandingkan laba tahun 2019 yang hanya sebesar Rp33,2 miliar.

Ia kembali menegaskan, perubahan tersebut  tidak ada keterkaitan antara hasil perubahan pencatatan dengan realisasi pencapaian kinerja.

Apalagi  perseroan telah menyampaikan perubahan itu pada tanggal 26 November 2020 dan dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait dengan dilakukannya perubahan terhadap laporan keuangan perseroan untuk laporan keuangan unaudited kuartal II dan kuartal III tahun buku 2020.

Lebih lanjut Pratoto juga mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh perseroan tersebut dilakukan sebagai hasil dari konsultasi perseroan dan regulator pasar modal dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sehingga dia menyesalkan adanya upaya untuk memberikan kesan bahwa pelaksanaan perubahan terhadap laporan keuangan tersebut dilakukan secara diam-diam.

“Kami sudah melakukan kewajiban yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan tercatat (emiten) dalam hal keterbukaan informasi dan kami juga sudah melaksanakan konsekuensi dari revisi tersebut sesuai dengan ketentuan regulator,” tutup dia.

Check Also

BEI Keluarkan Saham AGRO, BINA, BRIS Dan TPIA Dari Transaksi Marjin, Ini Daftar Lengkapnya

EmitenNews.com– Bursa Daftar Efek (BEI) mengumumkan efek yang dapat ditransaksikan dan dijaminkan dalam Rangka Transaksi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: