#

Listing Naik 29%, Saham HOKI Oversubcribed 27 Kali

Emitennews.com – Saham PT Buyung Poetra Sembada, Tbk. (HOKI) mengalami kelebihan permintaan (oversubcribed) sebanyak 27 kali pada awal penawaran perdana. Perusahaan yang memproduksi dan mendistribusi beras dengan merek utama “Topi Koki” mulai diperdagangkan saham perdananya, di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 29% menjadi Rp400 per saham dari harga perdana Rp310 per saham.

“Kami senang sekali saham HOKI sangat diminati oleh investor dalam maupun luar negeri sehingga tercatat oversubscribed pooling sebanyak 27 kali, ” kata Sukarto Bujung, Direktur Utama HOKI, dalam acara pencatatan saham perdananya, di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis.

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (BPS) hari ini resmi melakukan pencatatan saham perdana saham ke publik. Adapun jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 700.000.000 lembar saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama, atau sekitar 29.79% dari modal dltempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan nilai nominal Rp 100 setiap saham.

Bersamaan dengan itu juga BPS menawarkan sebanyak-banyaknya 70 juta Waran Seri I yang menyertai Saham Biasa Atas Nama atau sekitar 3% dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh sehingga akan menambah nilai tambah bagi para investor pada masa mendatang. Saham BPS dengan kode HOKl ini juga telah ditetapkan Otorltas lasa Keuangan (OJK) sebagai Efek Syariah.

Sukarto Bujung menjelaskan, bahwa dana yang diperoleh dari hasil penawaran perdana saham adalah sekitar Rp 210 Mlllar atau 29,79% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum. “Rencananya akan digunakan untie modal kerja perusahaan dalam membiayai kegiatan operasional dimana sejak tahun lalu pabrik kami sudah mulai proses produksi dari padi sehingga dapat meningkatkan margin usaha”jelasnya.

Penjamin Pelaksana Emisi dalam Initial Public Offering (IPO) ini adalah PT Bahana Securities, PT Trimegah Sekuritas Indonesia, dan PT RHB Sekuritas Indonesia.

BPS telah membuktikan pencapaian kinerja fundamental yang baik dengan perolehan penjualan kuartal l2017 sebesar Rp 347,6 miliar atau meningkat 72.2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 201,9 miliar serta meraih laba berslh sebesar Rp 26,2 miliar pada kuartal l-2017 dibandlng Rp 13,5 miliar pada kuartal 1-2016.

“Pertumbuhan usaha BPS sudah sesuai dengan strategi Perseroan, yakni terus memperkuat jaringan distribusi dan menjaga kualitas bahan baku, meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas pemasaran sehingga mampu mempertahankan bahkan meningkatkan pangsa pasar untuk kategori beras bermerek di pasar ritel modern maupun general trade,”pungkasnya.

Check Also

Diakuisisi CT, Bank Harda Internasional (BBHI) Akan Minta Restu Pemegang Saham

EmitenNews.com – Pemegang saham mayoritas PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), yakni PT Hakimputra Perkasa …

%d bloggers like this: