#
Ilustrasi SPBU Pertamina. Kementerian ESDM mengklaim penggunaan biodiesel sudah hampir 100 persen dari target. (Dok. Situsenergy).

Mampu Bersaing di Tingkat Internasional, PT Pertamina Bukan Jago Kandang
BUMN minyak dan gas itu menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk daftar Top 500 Fortune Global 2019

EmitenNews.com – PT Pertamina (Persero) bukan jago kandang. Kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) migas itu, mendapatkan perhatian di Dunia. Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk daftar Top 500 Fortune Global 2019. Sebelumnya, empat BUMN masuk daftar perusahaan publik terbesar di dunia versi Forbes.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno mengatakan keberhasilan Pertamina masuk daftar Top 500 Fortune Global merupakan kerja nyata dari BUMN dalam melayani kebutuhan masyarakat. Prestasi itu juga menjadi bukti nyata kinerja BUMN diapresiasi dunia internasional.

“Saya ucapkan selamat untuk Pertamina masuk daftar Top 500 Fortune Global. Ini hasil kerja keras dalam melayani masyarakat Indonesia dari kebutuhan di sektor energi dan membuktikan Pertamina mampu bersaing dengan perusahaan terbesar dunia,” ujar Menteri BUMN Rini Soewandi dalam rilis yang diterima Selasa (23/7/2019).

Dalam Fortune Global 500 itu, Pertamina menduduki peringkat 175. Luar biasa. Karena, Pertamina mengalahkan Alibaba Group yang berada pada peringkat 182 dan Facebook 184. Pertamina naik 78 peringkat dari posisi tahun lalu, 253. Prestasi ini membuktikan, BUMN mampu menjadi perusahaan bergengsi dan disegani, sampai ke mancanegara.

Fortune Global 500, atau Global 500, merupakan daftar tahunan yang memuat 500 perusahaan terbaik di seluruh dunia berdasarkan peringkat yang dirangkum dan diterbitkan majalah Fortune selama 67 tahun berturut-turut. Perusahaan-perusahaan yang masuk dipastikan telah dinilai berdasarkan pendapatan dan laba bersih perusahaan dari tahun fiskal sebelumnya.

Data yang ada menunjukkan, pada 2018, Pertamina membukukan pendapatan USD57,933 miliar atau meningkat hingga 34,9 persen dari 2017. Laba bersihnya, USD2,526 miliar. BUMN minyak dan gas itu tercatat memiliki aset sampai USD64,7 miliar, diperkuat 31.569 karyawan yang tersebar di dunia.

Sebanyak 500 perusahaan terbesar di dunia masuk daftar ini. Perusahaan yang tersebar di 34 negara ini membukukan pendapatan USD32,7 triliun dengan laba USD2,15 triliun AS pada 2018. Secara keseluruhan, 500 perusahaan ini memiliki 69,3 juta pekerja di seluruh dunia.

“Saya berharap Pertamina masuk Top 100 Fortune Global. Untuk itu, dibutuhkan sinergi dengan perusahaan-perusahaan lain atau BUMN,” kata Menteri BUMN Rini Soewandi. ***

 

Check Also

Presiden Sepakat Naikkan Tarif Cukai Rokok 23 Persen Tahun 2020
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati: Kenaikan tarif cukai membuat rata-rata harga jual eceran rokok diperkirakan meningkat 35 persen

EmitenNews.com – Hampir pasti para perokok bakal menikmati harga rokok lebih mahal. Presiden Joko Widodo …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *