#
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha perusahaan milik kongsi pengusaha Sandiaga Uno dan Rosan P Roeslani itu. Sebelumnya OJK telah melakukan pembatasan usaha asuransi itu karena masalah solvabilitas pada 2018. (Dok. Majalah Matra).

Masalah Solvabilitas tak Kunjung Diselesaikan Izin Usaha PT Asuransi Recapital Dicabut
Siaran pers Otoritas Jasa Keuangan: OJK telah mencabut izin usaha PT Asuransi Recapital yang beralamat di Gedung Recapital Lantai 6, Jalan Adityawarman No. 55 Kebayoran Baru, Jakarta

EmitenNews.com – Tak kunjung menyelesaikan masalah solvabilitas, PT Asuransi Recapital kena sanksi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha perusahaan milik kongsi pengusaha Sandiaga Uno dan Rosan P Roeslani itu. Sebelumnya OJK telah melakukan pembatasan usaha asuransi itu karena masalah solvabilitas pada 2018. Karena tidak kunjung membaik otoritas mencabut izin usaha perusahaan di bawah bendera Recapital Group itu.

Dalam keterangan yang dikumpulkan Minggu (1/11/2020), pencabutan izin usaha itu tertuang dalam surat PENG-50/NB.1/2020, Selasa (19/10/2020). Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) I OJK Anggar Budhi Nuraini mengumumkan pencabutan izin usaha Asuransi Recapital berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-45/D.05/2020 per 16 Oktober 2020.

“OJK telah mencabut izin usaha PT Asuransi Recapital yang beralamat di Gedung Recapital Lantai 6, Jalan Adityawarman No. 55 Kebayoran Baru, Jakarta,” demikian siaran pers.

Anggara menyebutkan, pencabutan izin usaha Asuransi Recapital sebagai perusahaan asuransi umum karena perusahaan tidak dapat memenuhi ketentuan yang menjadi penyebab dikenainya sanksi pembatasan kegiatan usaha (PKU). Sanksi PKU diberikan, karena perseroan tidak dapat memenuhi tingkat solvabilitas minimum. OJK menetapkan, perusahaan asuransi harus memiliki tingkat solvabilitas atau risk based capital (RBC) minimal 120 persen.

Dengan sanksi tegas itu, OJK melarang pemegang saham, direksi, dewan komisaris, dan pegawai Asuransi Recapital untuk mengalihkan, menjaminkan, mengagunkan, menggunakan kekayaan, atau melakukan tindakan lain yang dapat mengurangi aset atau menurunkan nilai aset perseroan.

OJK juga menghentikan seluruh kegiatan usaha Asuransi Recapital, baik di kantor pusat maupun di luar kantor pusat perseroan. Manajemen diminta menyusun dan menyampaikan neraca penutupan kepada otoritas dalam 15 hari sejak tanggal pencabutan izin usaha.

Dari situ Asuransi Recapital diwajibkan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham [RUPS] paling lambat 30 hari sejak tanggal dicabutnya izin usaha. Tujuannya untuk memutuskan pembubaran badan hukum Asuransi Recapital serta membentuk tim likuidasi.

Berdasarkan profil perusahaan diketahui, Asuransi Recapital adalah asuransi umum atau menggunakan nama branding Reguard. Perusahaan berdiri pada 14 Agustus 1991 dengan nama PT Asuransi Grasia Unisarana dan mulai beroperasi pada 10 Januari 1992.

PT Recapital Advisors mengambil alih peusahaan dan mengubah nama menjadi PT Asuransi Recapital pada 1 April 2008. Recapital Group milik Sandiaga Uno, pengusaha yang juga mantan calon wakil presiden pada Pilpres 2019, berkongsi dengan Ketua Kadin Indonesia Rosan P Roeslani.

Asuransi Recapital sudah mengalami masalah solvabilitas sejak 2018. OJK sudah melakukan pembatasan usaha asuransi tersebut, tetapi masalahnya tak kunjung diatasi, sehingga izinnya dicabut. Mengutip Kontan.co.id, Senin (5/3/2018), keputusan itu tertuang dalam Surat Deputi Komisioner Pengawas IKNB II nomor  S-61/NB.2/2018 tanggal 13 Februari 2018.

Perusahaan asuransi tersebut melanggar ketentuan mengenai tingkat solvabilitas paling rendah 100 persen dari modal minimum berbasis risiko. Direktur Pengawasan Asuransi dan BPJS Ahmad Nasrullah (ketika itu) mengatakan, dengan dikenakannya sanksi tersebut, PT Asuransi Recapital dilarang melakukan kegiatan penutupan pertanggungan baru. Keputusan itu berlaku untuk seluruh lini usaha sejak 13 Februari 2018 sampai diatasinya penyebab dikenakannya sanksi pembatasan kegiatan usaha. ***

 

Check Also

Selamat Tinggal PT Asuransi Jiwasraya, Pemerintah Siapkan Pengganti Bernama Indonesia Finansial Group (IFG) Life
"Diharapkan Desember sudah dapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami sudah buatkan tim khusus untuk pendirian itu," kata Dirut PT BPUI Robertus Bilitea, di Jakarta, Minggu (4/10/2020)

EmitenNews.com – Selamat tinggal PT Asuransi Jiwasraya. Pemerintah tengah menyiapkan Indonesia Finansial Group (IFG) Life …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: