#
Masyarakat harus mengubah pola hidup melalui penerapan tatanan dan adaptasi kebiasaan baru, dengan menggunakan face shield. Itu konsekuensi Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum, yang disahkan 19 Juni 2020. (Dok. Nusa Bali).

Menkes Terbitkan Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat Umum Pakai Face Shield
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto: masyarakat harus mengubah pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru agar hidup produktif dan terhindar dari penularan Covid-19

EmitenNews.com – Masyarakat harus mengubah pola hidup melalui penerapan tatanan dan adaptasi kebiasaan baru, dengan menggunakan face shield. Itu konsekuensi Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum, yang disahkan 19 Juni 2020. Aturan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto itu, bertujuan agar masyarakat hidup produktif terhindar dari virus corona.

Dalam keterangan yang dikutip Senin (22/6/2020), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, masyarakat harus mengubah pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru agar dapat hidup produktif dan terhindar dari penularan Covid-19.

Dari putusan itu bisa dikutip, untuk protokol kesehatan di pasar, masyarakat diwajibkan menggunakan masker bersamaan dengan pelindung wajah (face shield). Ini penting, karena kondisi pasar tidak memungkinkan menerapkan jaga jarak dalam rangka pencegahan virus corona. “Jika kondisi padat dan penerapan jaga jarak sulit diterapkan, penggunaan face shield bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.”

Ini dia aturan lengkap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 untuk pedagang dan pengunjung pasar seperti tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020:

Bagi Pedagang dan Pekerja Lainnya:

  1. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum ke pasar. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas, tetap di rumah dan periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila berlanjut.
  2. Saat perjalanan dan selama bekerja selalu menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, dan hindari menyentuh area wajah. Jika terpaksa akan menyentuh area wajah pastikan tangan bersih dengan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer.
  3. Melakukan pembersihan area dagang masing-masing sebelum dan sesudah berdagang (termasuk meja dagang, pintu/railing door kios, etalase dan peralatan dagang lainnya).
  4. Melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan, misalnya menggunakan pembatas/partisi (misal flexy glass/plastik), menyediakan wadah khusus serah terima uang, dan lain lain.
  5. Pedagang, petugas keamanan, tukang parkir, dan kuli angkut harus selalu berpartisipasi aktif mengingatkan pengunjung dan sesama rekan kerjanya untuk menggunakan masker dan menjaga jarak minimal satu meter.
  6. Jika kondisi padat dan penerapan jaga jarak sulit diterapkan, penggunaan pelindung wajah (face shield) bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.
  7. Saat tiba di rumah, segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota keluarga di rumah, serta membersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan.
  8. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan PHBS seperti mengkonsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dan istirahat cukup, tidur minimal tujuh jam, serta menghindari faktor risiko penyakit.

Bagi Pengunjung:

  1. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum keluar rumah. Jika mengalami gejala; demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan/atau sesak nafas, tetap di rumah. Periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila berlanjut.
  2. Selalu menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di pasar.
  3. Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.
  4. Hindari menyentuh area wajah, yakni mata, hidung, dan mulut.
  5. Tetap memperhatikan jaga jarak minimal satu meter dengan orang lain.
  6. Jika kondisi padat dan sulit menerapkan jaga jarak agar tidak memaksakan diri masuk ke dalam pasar, namun apabila terpaksa tambahan penggunaan pelindung wajah (face shield) bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan. ***

 

Check Also

Pertimbangkan Pandemi Covid-19, Pemerintah Putuskan Upah Minimum 2021 Tidak Naik
Presiden KSPI Said Iqbal: bila upah minimum tidak naik, daya beli masyarakat akan semakin turun. Tingkat konsumsi masyarakat anjlok, dan ujung-ujungnya berdampak negatif buat perekonomian

EmitenNews.com – Mempertimbangkan kondnisi perekonomian di tengah pandemi covid-19, pemerintah memutuskan upah minimum 2021 tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: