#
Petani bawang putih di Buleleng, Bali. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Minggu (7/4/2019), memastikan menolak impor 100 ton bawang putih dari China. (Dok. Radar Bali).

Menteri Perdagangan Tolak Rencana Impor 100 Ton Bawang Putih dari China
Kementerian Perdagangan memperhatikan keberatan petai, selain penolakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha dan Ombudsman

EmitenNews.com – Kementerian Perdagangan dipastikan menolak rencana impor 100 ribu ton bawang putih dari China. Setidaknya, dalam waktu dekat ini tidak ada impor komoditas tersebut, karena stok dalam negeri cukup. Selain itu, ada penolakan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Ombudsman, ditambah menghitung penolakan petani.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Karawang, Minggu (7/4/2019) sore, memastikan tidak adanya rencana impor bawang putih itu. Politisi Partai NasDem itu meminta para importir membuka gudang, dan mengeluarkan stoknya. Jadi saat ini bukan dalam kondisi emergency,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Karawang, Minggu (7/4/2019) sore.

Menteri Enggar mengaku kasihan petani yang sudah capek-capek menanam. Di luar itu, ada keberatan dari KPPU dan Ombudsman. “Jadi sesuai menteri pertanian, saya ikutin betul. Kasihan petani yang sudah menanam. Dari KPPU dan Ombudsman juga menyampaikan itu. Jadi, tidak ada impor bawang putih.”

Ini jelas kebijakan baru. Sebelumnya, pemerintah disebut-sebut menugaskan Perum Bulog mengimpor 100 ribu ton bawang putih dari China, bahkan direncanakan tiba April ini. Namun lelang importir belum turun sebab kementerian perdagangan belum mengeluarkan izin impor.

Alasan impor, seperti biasa untuk menjamin tersedianya stok nasional, selain agar harga terjangkau. Saat ini,harga bawang putih di pasar tradisional terpantau naik menjadi sekitar Rp50 ribu per kilogram. Info yang beredar, harga di tingkat grosir memang naik, karena stok berkurang.

Kepada pers, Selasa (2/4/2019), Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Moh Ismail Wahab menjelaskan, enam importir bawang putih telah mendapatkan rekomendasi impor dari Kementerian Pertanian (Kementan). Rekomendasi tahap awal itu, dipakai untuk mendapat izin impor dari Kementerian Perdagangan.

Menurut Ismail Wahab, totalnya ada 12 perusahaan telah mengajukan rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH), enam di antaranya sudah mengantongi rekomendasi. Masih ada 2 importir dalam proses pengeluaran rekomendasi, sedangkan 4 lainnya masih ditahan prosesnya karena tak memenuhi persyaratan pengajuan rekomendasi. ***

 

Check Also

Masyarakat Kini Punya Kesempatan Sama Akses Teknologi Digital Konektivitas Sangat Cepat
Presiden resmikan pengoperasian Palapa Ring, Senin (14/10/2019). Tol langit ini menghubungkan seluruh ibu kota di 514 kabupaten dan kota di Indonesia

EmitenNews.com – Masyarakat kini memunyai kesempatan sama mengakses teknologi digital dengan konektivitas sangat cepat. Presiden …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *