#
ilustyrasi Gedung MNC (Foto:Dok)

MNC Studios International (MSIN) Akan Ikuti Peraturan Bursa Dalam Penentuan Harga Private Placement

EmitenNews.com – PT MNC Studios International Tbk (MSIN) menjelaskan Saat ini PMTHMETD alias private placement masih belum dilaksanakan dan baru akan dilaksanakan sesuai kebutuhan Perseroan dalam periode yang sudah ditentukan, yaitu tidak melebihi 2 tahun terhitung sejak tanggal 13 November 2020. Artinya perseroan menyelenggarakan RUPSLB yang menyetujui Transaksi Penambahan Modal setelah itu perseroan akan melaksanakan Rencana Transaksi sesuai Anggaran Dasar dan peraturan perundangan yang berlaku.

Dalam keterangan tertulis MSIN yang disampaikan ke BEI Jumat (16/10) manajemen MSIN menjelaskan,Perseroan akan melakukan PMTHMETD dengan harga yang dipandang baik bagi manajemen dan mengikuti aturan yang berlaku dengan menggunakan harga pelaksanaan paling sedikit 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 Hari Bursa di Pasar Reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham tambahan hasil Penambahan Modal.

“Perseroan membuka kesempatan seluas-luasnya untuk calon investor dan masyarakat.”

“Demi mendukung unit bisnis anak usaha, Perseroan juga akan membuat 2 digital apps, yaitu 1) KlaKlik, yang merupakan aplikasi media all-in-one untuk podcast, e-novel, e-quote, konten format pendek & sedang, dan lainnya; 2) AdMediate, aplikasi untuk memudahkan pengiklan melakukan placement iklan pada platform portal berita dan aplikasi RCTI+ milik induk perusahaan, MNCN”.

Estimasi timeline pengembangan kedua digital apps tersebut akan dimulai dari proses pengembangan apps di akhir tahun 2020 dan keseluruhan proses diperkirakan selesai pada akhir tahun 2021.Estimasi Biaya yang dibutuhkan untuk membuat kedua digital apps tersebut adalah sekitar Rp10M, namun Perseroan juga akan terus melakukan perkembangan berkelanjutan bagi digital apps tersebut agar kualitas dan performa dari platform digital apps ini tetap terjaga sesuai dengan perkembangan yang ada. Selain itu, Perseroan juga akan meningkatkan jumlah dan kualitas konten yang ada di dalam aplikasi Klaklik melalui berbagai inisiasi yang dapat menghasilkan traffic yang tinggi, sehingga dapat memberikan aliran pendapatan yang baru bagi Perseroan.

Pelaksanaan PMTHMETD Perseroan pada saat ini belum terjadi, sehingga belum ada realisasi penggunaan dana untuk pengembangan digital apps tersebut. Mengingat jangka waktu pelaksanaan adalah maksimum 2 tahun terhitung sejak tanggal persetujuan RUPSLB yang menyetujui Penambahan Modal, penggunaan dana dapat berubah dan disesuaikan dengan kebutuhan dana Perseroan pada saat pelaksanaan Penambahan Modal.

Namun, seperti yang sudah disampaikan pada Keterbukaan Informasi sebelumnya, dana yang diperoleh, selain untuk pengembangan 2 digital apps, Perseroan juga akan lebih meningkatkan produksi konten orisinil dan animasi untuk platform – platform OTT, Pay-TV dan Free To Air. Dengan semakin banyaknya pemain OTT asing yang masuk ke pasar Indonesia dan seperti yang kita ketahui, konten lokal merupakan konten yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia, Perseroan yakin bahwa salah satu strategi inti daripada platform-platform OTT asing untuk dapat berkembang adalah melalui produksi konten orisinil lokal. Dengan pengalaman, reputasi, dan track record yang baik dalam hal memproduksi konten, Perseroan yakin akan dapat mendapatkan sebagian besar dari peluang ini.

Perubahan Penambahan Modal dari 10% menjadi 7% dilakukan sebagai koreksi dari Perseroan untuk memenuhi ketentuan dalam Pasal 8C ayat (3) POJK Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 Tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK 14/2019”), dimana Penambahan Modal wajib memperhitungkan program kepemilikan saham oleh karyawan (“MESOP”) sebesar 3% yang belum dilaksanakan.

Pada tanggal 18 Agustus 2020, hasil keputusan RUPSLB telah menyetujui usulan Perseroan untuk membatalkan program MESOP sebesar 3% yang tidak pernah dilaksanakan. Dengan telah disetujuinya pembatalan MESOP tersebut, maka 3% yang semula dialokasikan untuk program MESOP oleh Perseroan akan dimintakan persetujuan dalam forum RUPSLB tanggal 13 Nopember 2020 menjadi PMTHMETD, sehingga total PMTHMETD Perseroan sebanyak-banyaknya menjadi 10% dalam periode 2 Tahun sebagaimana diatur dalam POJK 14/2019.

Check Also

Satgas Covid-19 Mencatat Pasien Sembuh di Indonesia Kamis Ini Hampir 4 Ribu Orang
Hari ini ada 5 provinsi yang melaporkan tak ada tambahan kasus infeksi virus corona; Daerah Istimewa Aceh, Kalimantan Barat, Papua, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara

EmitenNews.com – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah pasien positif di Indonesia yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: