#

Multi Bintang Indonesia Bagi Dividen 2016 Rp466 per saham

Emitennews.com- Rapat Umum Pemegang Saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sepakat membagikan dividen tunai 2016 sebesar Rp 466 per saham. Sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp 95 per saham, sehingga sisa dividen final periode 2016 sebesar Rp 371 per saham . Total pembayaran dividen seluruhnya sebesar Rp 982 miliar.

Direktur Utama PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Michael Chin Kean Huat menyatakan MLBI meningkatkan kinerja setelah sebelumnya sempat terkena dampak kebijakan pemerintah. Yakni terkait dengan adanya pelarangan penjualan minuman beralkohol di minimarket. “Kinerja didorong oleh pertumbuhan di daerah wisata dan juga pada segmen bar dan restauran,” jelas Michael usai RUPS di di Jakarta, Selasa (18/4).

Pada 2016, MLBI meluncurkan beberapa produk minuman non alkohol dan minuman rendah alkohol. Di antaranya seperti Bintang Radler 0,0%, Bintang Maxx 0,0%, Dua Varian Green Sands yaitu Lime and Lychee, dan Lime and Grape. Selain itu juga meluncurkan Fayrouz dan Strongbow.

Varian produk baru tersebut turut mendongkrak kinerja emiten ini. Tahun 2016, pendapatan dari minuman non alkohol menyumbang sekitar 12% dari total pendapatan emiten. Padahal tahun 2015, menyumbang kurang dari 10% dari total pendapatan.

Saat ini MLBI memiliki tiga pabrik. Satu pabrik berada di Tangerang dengan produksi minuman alkohol. Lalu, dua pabrik di Sampang Agung, Mojokerto dengan produksi minuman alkohol dan non alkohol.

Dalam laporan keuangan MLBI, tahun lalu membukukan penjualan Rp 3,26 triliun. Angka ini mengalami kenaikan 21,02% dari penjualan tahun 2015 yang sebesar Rp 2,69 triliun. Sementara laba bersih MLBI pada 2016 tercatat Rp 981,82 miliar. Naik 94,51% dibandingkan dengan laba bersih tahun 2015 yang tercatat Rp 496,71 miliar.

Tahun 2016, penjualan minuman alkohol masih mendominasi dengan penjualan sebesar Rp 2,87 triliun. Sementara untuk minuman non-alkohol berkontribusi Rp 383,32 miliar. Dengan dominasi penjualan masih di pasar lokal. Saat ini, market cap MLBI sebesar Rp 25,07 triliun. Pemegang saham mayoritas masih dipegang oleh Heineken International B.V dengan persentase 81,78%.

Check Also

IHSG Naik 0,41 Persen Meski Net Sell Rp1 Triliun. Saham BBCA dan HMSP Yang Terbesar Dijual Asing Pada Perdagangan Jumat (27/11)

EmitenNews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga penutupan perdagangan saham Jumat (27/11) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: