10 Grup Konglomerat Kompak Terjerat HSC BEI, Cek Saham-Sahamnya!
:
0
Potret indeks saham terpampang di layar monitor Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperketat pengawasan melalui pengumuman terbaru informasi saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC).
Dalam konferensi pers yang dihelat BEI Selasa (14/7/2026), Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengumumkan adanya penambahan saham yang masuk kriteria High Shareholding Concentration (HSC). Mayoritas di antaranya bahkan, banyak berasal dari grup naga besar konglomerasi di Indonesia.
"37 saham baru masuk dalam kriteria High-shareholding Concentration sehingga total saham yang ada di dalam (daftar saham HSC) akan menjadi 51 saham. Sekali lagi ini adalah bagian dari reformasi berkelanjutan yang terus kita lakukan untuk memastikan transaksi yang teratur, wajar, dan efisien," kata Jeffrey.
Mengacu pengumuman BEI tanggal 14 Juli 2026, tercatat beberapa saham baru yang ditetapkan HSC. Adapun, dari 37 saham tersebut di antaranya ialah, BNII, MCOL, LIFE, POLU, ELPI, FILM, KING, ALII, FITT, YUPI, KONI, MKPI, CMNT, SMAR, PRAY, MPRO, BELI, GEMS, MLPT, STTP, BTPN, BBSI, SILO, FAPA, RISE, SOHO, PGUN, BNLI, SRAJ, MORA, DNET, BYAN, dan DCII.
Adapun, saham-saham tersebut terbagi dalam beberapa lintas sektor seperti perbankan, basic materials (komoditas), teknologi, consumer, hingga healthcare.
Selain itu, berdasarkan data IDX masih terdapat pula sejumlah 14 saham yang sebelumnya sudah masuk dan masih berstatus kategori HSC di antaranya yakni, HATM, DGWG, SATU, MGRO, TCPI, WBSA, SOTS, ROCK, RLCO, MGLV, LUCY, IFSH, DSSA, BREN, dan AGII.
Saham-Saham 10 Grup Konglomerat Kompak Masuk Daftar HSC:
1. Grup Sinarmas
Pemilik: Keluarga Widjaja
(Dominasi paling banyak dengan 6 emiten)
Related News
Grup Sinarmas Dominasi HSC, Intip Performa Sahamnya
Emiten Konglo di Daftar HSC Terbaru, Dari Salim Hingga Hartono
Baru Seminggu di Bursa, Hampir 28% Saham JECX Langsung Dicaplok SAME
Dirut ITSEC Asia (CYBR) Tambah Saham, Komisaris Ini Jual 835.300 Helai
JAST Kantongi MoU dengan Zevolve Percepat Teknologi AI di Ragam Sektor
Naik Pesat, TGUK Beber Rahasia Penjualan Rp200M di Kuartal I





