5 Saham Kompak Tersuspensi Usai Catatkan Kenaikan Berhari-hari
:
0
Ilustrasi suspensi akibat kenaikan harga secara masif. Grafis: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan lima saham sekaligus pada Kamis (1/10/2026).
Kelima komplotan saham tersebut adalah PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), PT Bank Of India Indonesia Tbk (BSWD), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI).
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam keterangan tertulisnya pada 30 September 2026 menuturkan bahwa suspensi dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham-saham tersebut sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
Penghentian saham ini dilakukan mulai sesi tanggal 1 Oktober 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.
Berdasarkan data perdagangan sebelum disuspensi, lonjakan harga kelima saham memang sangat tajam dalam sepekan terakhir. BSWD tercatat naik tiga hari beruntun hingga ARA, pada 28 September +24,92% ke Rp1.855, 29 September +24,53% ke Rp2.310, dan 30 September +24,68% ke Rp2.880.
Tak mau kalah, emiten Dato' Sri Tahir yakni, SONA juga meroket, pada 28 September +24,69% ke Rp2.980, 29 September +18,46% ke Rp3.530, dan 30 September +19,83% ke Rp4.230.
ASPI turut mengekor menguat ke harga atas dua hari berturut-turut, 29 September +22,06% ke Rp830 dan 30 September +18,07% ke Rp980 setelah sebelumnya sempat koreksi.
TEBE pada 30 September menguat hingga membentur Auto Reject Atas (ARA) +14,96% ke Rp2.690 setelah sehari sebelumnya +7,34%, sementara SMMT meski pada 30 September hanya +0,86% ke Rp3.520, sebelumnya pada 28 September sempat melonjak +11,82% ke Rp3.500.
Bursa mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Related News
Perusahaan Terkendali CNKO Suntik Modal ke Dua Anak Usaha
Adhi Karya (ADHI) Jual Saham Senilai Rp1,9 Triliun
Lepas Gocap, ini Ramalan Saham GOTO
Dipelototi BEI, Tiga Saham Ini Langsung Ambruk
Laba Longsor 95 Persen, Emiten Grup Bakrie Betah Bawah Gocap
SMSM Kantongi Dividen dari Anak Usaha, Intip Nilainya





