5,3 Miliar Saham Pradiksi Gunatama (PGUN) Digadaikan ke Bank Mandiri
:
0
Kawasan kebun sawit emiten PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN). Foto: Jhonlin Magazine.
EmitenNews.com - Sebanyak 5,3 miliar lembar saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dijadikan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi perseroan.
Total saham yang menjadi jaminan transaksi gadai saham itu merupakan berasal dari tiga entitas yang berbeda. Ketiganya merupakan pemegang saham di atas 5% PGUN, dan dua di antaranya berstatus sebagai pengendali.
Dalam keterbukaan informasi, entitas pengendali yang sahamnya dijadikan jaminan gadai itu adalah PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Raya. Masing-masing, 100 persen saham yang dimiliki jadi jaminan gadai kepada Bank Mandiri.
Jumlahnya 2.205.668.196 (PT Araya Agro Lestari), dan 2.194.718.786 (PT Citra Agro Raya). Begitu pun dengan entitas ketiga yaitu PT Baramega Cipta Mulia dengan total saham yang jadi jaminan sebanyak 900.000.250.
Direktur PGUN, Tamlikho mengatakan bahwa perseroan telah menandatangani akta gadai saham dari ketiga entitas itu dalam rangka bagian dari pengikatan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh perseroan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada 30 September 2026.
“Akta Gadai Saham tersebut dibuat di hadapan Notaris dan merupakan bagian dari pengikatan jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh afiliasi Perseroan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,” tulis Tamlikho.
Ia juga menyampaikan bahwa gadai saham tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas Perseroan. Selain itu, transaksi gadai saham tersebut tidak menyebabkan dilusi kepemilikan saham dan tidak mengubah jumlah modal ditempatkan maupun modal disetor Perseroan.
“Direksi Perseroan memastikan bahwa transaksi tersebut melalui prosedur yang wajar dan sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” pungkas Tamlikho.
Related News
Pengendali DKFT Borong 1,95 Persen Saham, Kocek Mencapai Rp77 Miliar
CHEK Gandeng KALGen Innolab Percepat Ekosistem Genomik RI
7,99 Miliar Saham JARR Jadi Jaminan Kredit Pihak Terafiliasi ke BMRI
Jelang Pengalihan Jumbo ke Haji Isam, Dato' Low Jual Saham BYAN Rp367M
Charlie Hospital (RSCH) Bangun Growth Driver Baru Lewat AI Healthcare
Emiten Nikel & Emiten Pasir Silika Milik Sandiaga Uno Disorot BEI





