6 Saham Disorot BEI, Dua Masih Lompat ARA!
Ilustrasi gedung Bursa Efek Indonesia.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan stempel status Unusual Market Activity (UMA) pada perdagangan tak wajar kelima saham yakni, PT Agro Bahari Nusantara Tbk. (UDNG), PT Pakuan Tbk. (UANG), PT Trimuda Nuansa Citra Tbk. (TNCA), PT Mitra Pinasthika Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO), PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (LIFE), dan PT Jantra Grupo Indonesia Tbk. (KAQI).
Stempel status peringatan dari BEI itu berlaku efektif per hari ini pada sesi I pembukaan perdagangan Jumat (15/8).
Pasca-terbit UMA ini, tiga saham langsung terdampak merah alias merosot pada harga ketiga saham yakni, KAQI, TNCA, dan MPRO. Sementara, UANG dan emiten asuransi sinarmas yakni, LIFE terpantau masih menghijau.
UANG dan LIFE tercatat melesat ARA atau (Auto-Rejection Atas) pada Jumat (15/8) UANG mencetak ARA di Rp530 dengan 25% kenaikan, sementara emiten asuransi Sinarmas atau LIFE mencetak ARA di Rp11.875 dengan 19,75% kenaikan.
Seminggu terakhir ini, saham LIFE terpantau reli naik sebesar 64,36% dari Rp7.225 pada Senin (11/8) menjadi Rp11.875. Sementara, UANG mengalami reli naik lebih dahsyat lagi yakni, 145,37% dari Rp216 pada Senin (11/8) menjadi Rp530 pada Jumat (15/8).
Sebelumnya, KAQI sempat mencetak kenaikan 58% bangkit dari harga gocap Rp50 menjadi Rp58 pada kemarin Kamis (14/8). Pada pembukaan hari ini Jumat (15/8) sahamnya terkontraksi 11,39% di Rp70.
TNCA dalam seminggu terakhir juga melesat 43,48% hingga kemarin Kamis (14/8) Rp198 dari harga sebelumnya Rp138. Hari ini terpantau terkoreksi 6,06% di Rp186.
Kemudian, MPRO terpantau sebulan terakhir bergerak naik 46,1% di Rp3.210 per pembukaan hari ini Jumat (15/8).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulisnya Rabu (14/8) menyampaikan, “Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.”
Related News
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan
Laba Neobank (BBYB) Melangit 2.745 Persen Jadi Rp565,69 Miliar!





