ADHI Buka Suara Soal Keterlambatan Serah Terima Unit Anak Usaha ADCP
:
0
Gedung pencakar langit besutan anak usaha perseroan Adhi Properti. Foto - Dok Adhi Karya
EmitenNews.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) memberikan tanggapan terkait keterlambatan serah terima unit hunian oleh anak usahanya, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Diketahui, beberapa konsumen belum menerima unit apartemen yang digarap ADCP.
Melalui surat tanggapan bernomor 298/SP-VII/2026, Direktur Portofolio Bisnis & Risiko ADHI, Rozi Sparta menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut dipicu oleh tantangan likuiditas serta proses pemulihan pasar properti yang memengaruhi penerimaan kas perusahaan.
Manajemen ADHI mengungkapkan bahwa ADCP saat ini tengah menghadapi tantangan likuiditas yang berdampak pada laju penyelesaian proyek.
“ADCP menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas keterlambatan penyelesaian kewajiban serah terima unit. Saat ini, ADCP menghadapi tantangan likuiditas yang berdampak pada penyelesaian proyek,” ungkap Rozi, dikutip Rabu (29/7).
Ia juga mengatakan, sebagai pengembang kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), ADCP diwajibkan menyediakan lahan di sekitar stasiun transportasi publik, seperti Commuter Line, LRT, dan BRT, termasuk dengan fasilitas infrastruktur pendukungnya.
“Di sisi lain, kondisi pasar properti dalam beberapa tahun terakhir yang belum sepenuhnya pulih turut mempengaruhi tingkat penjualan produk, sehingga berdampak pada penerimaan kas dan kemampuan pendanaan penyelesaian proyek,” katanya.
Ia melanjutkan, "Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi hak konsumen, ADCP telah menawarkan beberapa alternatif penyelesaian, antara lain relokasi unit maupun skema pinjam pakai sementara pada unit ready stock yang tersedia,” tambahnya.
Related News
Muncul Aksi Nego Saham KETR Rp520 Miliar, Akuisisi Grup Sinarmas?
DGWG Bidik Laba Rp251 Miliar di 2026, Ada Pembagian Dividen?
Kontrak ELPI Tembus Rp837,22 Miliar hingga Akhir September 2026
Bursa Siang Jebol 1% ke Level 6.181, Saham Under Gocap Justru Berpesta
Saham TRUK Beku, Gabriel Rey Gaspol Tender Sukarela
Terbang & Terjun, Dua Saham Bergerak Berlawanan Usai Lepas Suspensi





