Adhi Karya (ADHI) Jual Saham Senilai Rp1,9 Triliun
:
0
Hunian bertingkat besutan Adhi Karya. FOTO - Dok Adhi Karya
EmitenNews.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) melepas 1,7 juta kepemilikan saham minoritas PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
Jumlah tersebut mewakili 41,18 persen dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam JMJ, dengan harga pembelian sebesar Rp1,76 triliun.
Corporate Secretary ADHI, Siswanto menyampaikan, bahwa transaksi tersebut masih memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) karena merupakan transaksi material.
“RUPS untuk memperoleh persetujuan atas Transaksi JMJ akan diselenggarakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan persetujuan tersebut merupakan salah satu persyaratan pendahuluan bagi penyelesaian Transaksi JMJ,” ujar Siswanto dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (1/10).
Selain itu, ADHI juga melepas 74.353 kepemilikan saham mayoritas PT Dumai Tirta Persada (DTP) kepada PT Futura Energi Global Tbk (FUTR). Jumlah itu setara dengan 51 persen dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan diestor dalam DTP, dengan harga pembelian sebesar Rp141 miliar.
Berbeda dengan transaksi pertama, penjualan saham DTP bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/2020.
Siswanto juga menjelaskan bahwa kedua transaksi itu bukan merupakan transaksi afiliasi, dan pengalihan saham dari masing-masing transaksi belum berlaku secara efektif. Ia menyatakan bahwa penyelesaian transaksi tersebut paling lambat pada 30 November 2026.
Jika dikalkulasi, maka total nilai transaksi atas kedua transaksi itu mencapai Rp1,9 triliun.
“Setelah Penyelesaian Transaksi DTP, FUTR akan menjadi pemegang saham DTP dengan kepemilikan sebesar 51%, dan Perseroan tidak lagi menjadi pemegang saham DTP. Setelah Penyelesaian Transaksi JMJ, SMI akan menjadi pemegang saham JMJ dan Perseroan tidak lagi menjadi pemegang saham JMJ,” pungkas Siswanto.
Related News
Perusahaan Terkendali CNKO Suntik Modal ke Dua Anak Usaha
5 Saham Kompak Tersuspensi Usai Catatkan Kenaikan Berhari-hari
Lepas Gocap, ini Ramalan Saham GOTO
Dipelototi BEI, Tiga Saham Ini Langsung Ambruk
Laba Longsor 95 Persen, Emiten Grup Bakrie Betah Bawah Gocap
SMSM Kantongi Dividen dari Anak Usaha, Intip Nilainya





