EmitenNews.com - Adhi Karya Tbk. (ADHI) menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Terbatas II Tahun 2022 dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue periode hingga 31 Desember 2022.
A.A.G Agung Dharmawan Direktur keuangan ADHI dalam keterangan tertulisnya Selasa (21/2) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh rights issue efektif pada 7 Oktober 2022 sebesar Rp2,66 triliun dengan biaya sebesar Rp14,22 miliar. Dengan demikian ADHI mendapatkan hasil bersih rights issue sebesar Rp2,65 triliun.
ADHI merealisasikan dana rights issue untuk penyetoran modal ke BUP proyek strategis nasional dan Proyek non strategis nasional sebesar Rp667,8 miliar.
Dalam penuturannya Agung menambahkan dengan realisasi penggunaan dana ini, maka ADHI masih menyimpan dana rights issue sebesar Rp1,98 triliun sebagai giro di bank BNI dengan bunga 3,75% hingga 5,5%.
Related News
Sudahi 2025, Astra (ASII) Bukukan Laba Bersih Rp32,8 Triliun
POLA Beberkan Resep Pangkas NPF dan Rencana Divestasi Pengendali
Ambles 76,49 Persen, Laba Entitas Lippo (GMTD) 2025 Tersisa Rp32,18M
Aksi Senyap, GPRA Didera Aksi Jual Berturut 19,5 Juta Saham
Saham TUGU Punya Potensi Rerating, Intip Pendorongnya
Emiten Bioskop CNMA Bagi-Bagi Saham Treasuri ke Investor, Rasio 50:1





