EmitenNews.com - Adika Aryasthana Bakrie menjala saham Bumi Resources (BRMS). Tindakan perdana itu, dilakukan dengan menjala 750.500 lembar. Transaksi pembelian sang direktur perseroan tersebut telah dipatenkan pada 22 September 2026.

Aksi pembelian terjadi dengan harga pelaksanaan Rp665 per eksemplar. Dengan skema harga tersebut, Adika dipaksa menggelontorkan dana investasi Rp499,08 juta. Sebagai ganjarannya, Adika untuk kali pertama mengempit saham BRMS.

Aksi beli keluarga Bakrie itu, sukses mentas dari zona merah. Itu setelah sepanjang perdagangan kumarin, saham BRMS melejit 4,51 persen setara 30 poin menjadi Rp695. Sepanjang sebulan terakhir, saham BRMS berkutat dan selalu tertekan.

Bahkan, sejak awal tahun ini, saham BRMS telah terpangkas 41,10 persen setara 485 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp1.180. Dalam 52 Minggu terakhir, saham BRMS pernah menyundul level Rp1.385, terendah Rp450. BRMS dibekali kapitalisasi pasar Rp98,54 triliun. (*)