Aksi Baru Pengendali NINE Asal Cayman Islands
:
0
Potret tampak gedung Techno9 (NINE).
EmitenNews.com - PT Techno9 Indonesia Tbk. (NINE) resmi melaporkan pembelian saham lanjutan oleh Poh Holdings Pte Ltd yang kini memperkuat posisinya sebagai salah satu pemegang saham utama perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Poh Holdings kini menggenggam 16,7% saham NINE setelah menyerap tambahan 250 juta lembar saham.
Aksi korporasi tersebut dilakukan pada Rabu (23/7) dengan harga Rp19 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp4,75 miliar.
Dengan penambahan ini, kepemilikan Poh Holdings melonjak dari sebelumnya 5,1% atau 110.007.000 saham menjadi 360.007.000 saham atau 16,7 persen dari total saham beredar.
“Transaksi ini dilakukan sebagai bentuk investasi dan saham yang dimiliki berstatus kepemilikan langsung,” ujar Direktur Utama NINE, Nuzwan Gufron, dalam keterangan resmi, Jumat (25/7).
NINE memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak mengubah struktur pengendalian perusahaan, serta tidak berdampak pada kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha.
Tak hanya itu, Perseroan juga mengungkap rencana akuisisi lebih lanjut oleh Poh Group, yang akan mengakuisisi hingga 70% saham NINE dengan harga yang sama, yakni Rp19 per saham.
Nilai akuisisi tersebut diperkirakan mencapai Rp28 miliar. Saham yang akan dilepas berasal dari pemegang saham utama saat ini, termasuk Noprian (12%), Heddy Kandou (51,95%), dan beberapa pemegang saham minoritas lainnya.
Sebagai catatan, Poh Holdings merupakan entitas afiliasi dari Advance Opportunities Fund (AOF), badan hukum yang terdaftar di bawah yurisdiksi Cayman Islands.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa investor asing kian percaya pada prospek bisnis dan pertumbuhan PT Techno9 Indonesia Tbk di masa mendatang.
Related News
SMDR Tambah Jatah Dividen Tahun Buku 2025, Total Nyaris Rp200 Miliar
Transformasi Pengelolaan Human Capital SMGR Diganjar 3 Penghargaan Ini
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru
Laba Triliunan, PALM Cuma Sisihkan 2,7 Persen Laba Sebagai Dividen





