EmitenNews.com - Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang melonjak lebih dari 1 persen hingga menembus level 65.000 pada perdagangan Jumat (16/10/2026). Penguatan ini memulihkan sebagian kerugian dari sesi sebelumnya seiring meredanya tekanan jual pada saham-saham sektor teknologi.

Trading Economics mencatat pemulihan pasar saham Asia ini terjadi setelah pelaku pasar kembali mengevaluasi prospek industri kecerdasan buatan (AI). Kinerja positif bursa regional tersebut turut memberikan angin segar bagi stabilitas pasar modal kawasan, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia.

"Posisi keuangan penyedia komputasi AI CoreWeave Inc. tetap kuat," kata Chief Executive Officer Nvidia Jensen Huang merespons kekhawatiran pelaku pasar terhadap kesehatan finansial perusahaan pengembang AI.

Pernyataan CEO Nvidia tersebut berhasil meredakan kecemasan investor global. Di sisi lain, para pelaku pasar sedang menunggu arah kebijakan moneter melalui pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang dijadwalkan hadir dalam diskusi bersama Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva di Bangkok.

Kenaikan indeks Nikkei didorong oleh penguatan sejumlah saham teknologi utama, seperti Kioxia yang menguat 0,7 persen, Advantest naik 0,7 persen, dan Lasertec melonjak hingga 3 persen.

Tidak hanya sektor teknologi, saham-saham di sektor keuangan dan barang konsumen juga mencatatkan penguatan. Saham Mitsubishi UFJ melesat 2 persen, sedangkan produsen otomotif Toyota Motor naik 2,1 persen.

Meskipun berhasil rebound pada perdagangan akhir pekan ini, Indeks Nikkei 225 secara akumulatif masih berada di jalur penurunan mingguan dengan koreksi mencapai lebih dari 5 persen.(*)