Aksi Jual Tekan IHSG, Serok Saham BBCA, SMGR, dan AMRT
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWAi
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,18 persen menjadi 7.490. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Oleh karena itu, posisi indeks masih rawan melanjut koreksi.
So, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 8 Agustus 2025, indeks akan mengorbit area support 7.415-7.344, dan resistance 7.579-7.675. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut.
Sumber Alfaria (AMRT) buy on weakness Rp2.360-2.380 dengan proyeksi Rp2.490-2.600 per helai, dan stop loss Rp2.320 per eksemplar. Bank BCA (BBCA) buy on weakness Rp8.500-8250 dengan target Rp8.500-8.750 per saham, dan stop loss Rp8.050.
Semen Indonesia alias SIG (SMGR) buy on weakness Rp2.280-2.390 per helai dengan target Rp2.580-2.670, dan stop loss Rp2.250. United Tractors (UNTR) buy on weakness Rp23.225-23.725 dengan proyeksi Rp24.600-25.200, dan stop loss Rp23.100. (*)
Related News
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM
IHSG Rebound ke 7.182, Tancap Gas Nyaris 2 Persen!
Mengekor Wall Street, IHSG Berbalik Menguat
Potensial Rebound, IHSG Jelajahi 7.200





