Allianz Indonesia Berbagi Tips Merawat Kendaraan dan Pentingnya Asuransi Saat Pandemi
EmitenNews.com - Allianz Indonesia berbagi informasi dengan nasabah mengenai tips merawat kendaraan dan pentingnya memiliki asuransi kendaraan saat pandemi Covid-19. Dalam rangkaian kegiatan program Cintai Keluarga & Cintai Bumi yang berlangsung September - Desember 2021 ini, Allianz Indonesia mengajak nasabah terus memberikan rasa cinta terhadap keluarga dan diri sendiri, melalui perlindungan asuransi yang optimal serta melestarikan bumi dengan memaksimalkan penggunaan layanan digital.
“Sebagai wujud nyata kepedulian Allianz dalam melindungi generasi penerus dan menyelematkan bumi, selama program Cintai Keluarga & Cintai Bumi berlangsung, Allianz akan menanam 1 pohon untuk setiap 1 polis elektronik yang terbit,” kata Patrecia Yuriske, Chief Operating Officer Allianz Utama Indonesia, dalam webinar belum lama ini, yang juga menghadirkan Fitra Eri, seorang Jurnalis Otomotif yang berbagi tentang pentingnya merawat kendaraan agar tetap aman dan nyaman, serta terhindar dari beragam risiko kerusakan yang kemungkinan terjadi, baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek.
Pada dasarnya, menurut Fitra Eri, selama masa pandemi Covid-19, ada dua risiko yang muncul, yaitu ketika kendaraan menjadi berkurang penggunaannya karena berkurangnya atau terbatasnya mobilitas,maupun aktivitas pengguna, dan juga ketika kendaraan terkena berbagai risiko umum, seperti menghadapi banjir di musim hujan menjelang akhir tahun seperti saat ini. Untuk itu, diperlukan kesadaran untuk memahami pentingnya merawat kendaraan secara berkala demi kenyamanan dalam jangka panjang, serta melengkapinya dengan proteksi asuransi kendaraan yang sesuai kebutuhan dan profil risiko setiap pengguna. (Eko Hilman). ***
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





