Ambisi Prajogo (TPIA) Merebut Bisnis Dealer Pengendali Astra (ASII)
:
0
Jardine Cycle & Carriage (C&C), bisnis dealer milik Pengendali Astra International (ASII). Foto: DSF.my.
EmitenNews.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) milik Prajogo Pangestu bermanuver masuk ke bisnis otomotif. TPIA resmi menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia.
Cycle & Carriage sendiri merupakan salah satu bisnis milik Jardine Cycle & Carriage (SGX: C07). Jardine sendiri adalah pengendali PT Astra International Tbk. (ASII) dengan kepemilikan 50,1 persen.
Dalam siaran pers, Jumat (21/8/2026), TPIA menyebut akuisisi ini merupakan langkah lanjutan ekspansi regional untuk membangun platform terintegrasi di bidang energi, infrastruktur, dan mobilitas di Asia Tenggara.
"Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi, kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan," ujar Presiden Direktur & CEO TPIA, Erwin Ciputra.
Nilai transaksi diestimasi USD207 juta atau sekitar Rp3,4 triliun. TPIA juga akan menanggung earn-out maksimum USD23 juta dan mengambil alih utang sebesar USD260 juta. Pembiayaan tersebut diungkap didukung Mizuho Bank. Penyelesaian masih menunggu persetujuan OEM dan ditargetkan rampung 28 Februari 2027.
Perkuat Ekosistem Mobilitas
Cycle & Carriage merupakan dealer multi-brand tertua di kawasan sejak 1899. Jaringannya mencakup 6 outlet di Singapura dan 21 outlet di Malaysia dengan merek Mercedes-Benz, Mitsubishi, Kia, Peugeot, hingga bus listrik Zhongtong.
Akuisisi ini melengkapi ekspansi TPIA di Singapura sebelumnya melalui jaringan SPBU Esso. Berdasarkan data Stockbit Investment Research pada Jumat (21/8) segmen mobilitas diproyeksikan menyumbang laba tambahan sekitar USD150-200 juta per tahun.
Valuasi dan Rasionalisasi Akuisisi
Diaebutkan nilai aset bersih berwujud Cycle & Carriage tercatat sekitar USD292 juta. Perseroan juga menjelaskan bahwa sekitar 90 persen dari nilai buku tersebut merupakan tagihan dari anak usaha Cycle & Carriage kepada Jardine yang akan dialihkan kepada TPIA saat transaksi rampung. Besaran keuntungan akuntansi yang mungkin timbul masih bergantung pada penyesuaian final laporan keuangan TPIA.
Related News
Investor Terkunci, Bos ini Melenggang Exit dengan Harga Premium
Lanjut! HP Capital Lego Jutaan Saham Emiten Hapsoro
Efek Kejut MSCI, Market Cap 10 Emiten Terjun Bebas, DSSA?
Nasib DSSA, BREN, dan CUAN Setelah Kena Sanksi Rp2,1 Triliun
Manuver Morgan Stanley Sebelum MSCI Tebar Ancaman
Ledakan Data Center, DMAS Naikkan Target Prapenjualan 42 Persen





