Analis Market (19/01/2021) : Secara Tekhnikal IHSG Diprediksi Alami Koreksi Jangka Pendek
EmitenNews.com- Riset harian Phintraco Sekuritas mengatakan, IHSG lemah dalam rentang support-resistance 6260-6450 pada perdagangan Selasa (19/1). Secara teknikal, terbentuknya death cross pada indikator Stochastic RSI dan MACD merupakan sinyal berlanjutnya koreksi teknis dalam jangka pendek. Dari faktor teknikal, IHSG dibayangi oleh sikap menunggu dan melihat pelaku pasar terhadap pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden dan Wakilnya, Kamala Harris pada Rabu, 20 Januari 2021 waktu setempat. Dari dalam negeri, pelaku pasar mengantisipasi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dilaksanakan pada 20-21 Januari 2021. Ekonom memperkirakan bahwa RDG BI akan mempertahankan sukubunga acuan di level saat ini. Berdasarkan sentimen tersebut, beberapa saham bank (BBCA, BBRI, BMRI) dapat dicermati pada perdagangan Selasa (19/1). Selain saham bank, ASII, TOWR, dan saham-saham consumer goods (INDF, ICBP, UNVR, MYOR) juga dapat dicermati pada perdagangan Selasa (19/1). BEARISH Resistance: 6450 poros: 6350 Dukungan: 6260
Related News
Program Susu Sekolah MBG jadi Katalisator Ultrajaya Tekan Biaya Iklan
Efek Hormuz dan Prospek Fiskal, Bagaimana Nasib Market Ke Depan?
Transparansi 1 Persen - Titik Buta Pengawasan Pasar: Studi Kasus TPIA
Memaknai Rating Outlook Negatif Fitch dan Moody's untuk Indonesia
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 3
Borok Setelah Satu Persen Dibuka Part 2





