Analis Market (22/01/2021) : Secara Teknikal IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed Kisaran 6317 – 6472
:
0
EmitenNews.com- Riset harian Sucor sekuritas Indra Tedja Kusuma menyampaikan, kemarin IHSG bergerak berfluktuasi (sempat plus 75 poin pada awal sesi 1 ; minus 30 poin) dan di tutup minus 16 poin atau 0,25% pada 6414, di warnai dengan pelemahan saham sektor keuangan, tambang, barang konsumsi, properti dan penguatan saham sektor perkebunan, aneka industri, infrastruktur, perdagangan di tengah-tengah penguatan indek bursa global, harapan stimulus yang lebih besar dari pemerintahan Joe Biden mampu memacu laju pertumbuhan ekonomi, penguatan IDR/USD (14000) dan perpanjangan PPKM hingga 8/2/2021. Hari ini secara teknikal kami perkirakan IHSG bergerak mixed pada kisaran 6317 – 6472 dengan pertimbangan : indikator Stochastic Oscillator (turun/83), ST Mov Avg (Consol / Bullish) dan Pelemahan indek kemarin di ikuti dengan penurunan volume. Kemarin indek bursa Eropa STOXX 600 berfluktuasi (sempat plus 0,8%) namun di tutup tidak banyak berubah di tengah – tengah penurunan harga minyak mentah dan peringatan dari ECB bahwa peningkatan jumlah kasus COVID-19 bisa menghambat proses oemulihan ekonomi. Kemarin indek bursa Wall Street berfluktuasi dan di tutup mixed menguat hingga 0,5% dengan indek S&P500, NASDAQ mencetak rekor penutupan baru, di warnai dengan penguatan saham sektor teknologi, jasa komunikasi, barang kebutuhan sekunder dan pelemahan saham sektor energi di tengah – tengah rasa optimis paket stimulus coronavirus di bawah pemerintahan Joe Biden, penurunan harga minyak mentah dan kekhawatiran ekonomi kehilangan lapangan kerja untuk bulan kedua secara berturut-turut di bulan Januari. Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2020 bisa lebih rendah dari perkiraan semula, yaitu -1% hingga 2%. Namun, Gubernur BI menunjukkan sejumlah indicator menunjukkan perbaikan yang terus berlangsung, contohnya adalah indicator PMI, consumer confidence dan retail sales.
Related News
Cuan Melimpah dari Lahan Industri & BBM, Mana yang Bikin AKRA Kaya?
Sukses di Singapura, Kopi & Donat Laris Manis, Omzet FORE Rp1,59 T
Saham Pengendali Digadai ke Bank, Laba Emiten Haji Isam Meroket 33%
Nihil Utang Bank, Laba UNVR Naik 25% Meski Ditagih Pajak Triliunan
Untung Miliaran dari Sewa Sekolah, Ini Rahasia Diet Biaya Ekstrem MSIE
Penjualan AXIO Tembus Rp1,36 Triliun, 66 Persennya Cuma dari 2 Klien





