Angin Segar Data Center, Bos TOTL Justru Divestasi Saham Rp2,63 Miliar
:
0
Ilustrasi Ruangan Data Center. Foto: Pointstar.
EmitenNews.com - PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL) dapat angin segar dari bisnis data center. Namun, di saat yang sama, Direktur TOTL justru melepas sahamnya secara bertahap dalam kurun sebulan terakhir.
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) diuntungkan bisnis data center yang tumbuh pesat. Berdasarkan riset BCA Sekuritas Selasa (4/8/2026) bisnis TOTL tahun 2026 diprediksi tumbuh kuat atas garapan proyek data center. Porsi pendapatan dari data center naik besar menjadi 28,6% pada 2025. Padahal tahun 2021 baru 2,3%.
BCA Sekuritas memperkirakan kapasitas data center di Jabodetabek akan naik rata-rata 34,5% per tahun sampai 2030. TOTL juga diungkap BCA Sekuritas ikut mengerjakan proyek Microsoft JKT11 Data Center bersama Shimizu.
Tengah prospek bagus, Direktur TOTL Saleh malah melepas saham. Pada Juli 2026, Saleh 4 kali terpantau menjual saham perusahaannya dengan total 1.650.000 lembar saham senilai Rp1,76 miliar.
Rinciannya yakni, 294.700 lembar di harga Rp1.045 tanggal 8 Juli, 236.700 lembar di harga Rp1.050 tanggal 14 Juli, 539.800 lembar di harga Rp1.070 tanggal 22 Juli, dan 578.800 lembar di harga Rp1.100 tanggal 30 Juli.
Aksi jual dilanjutkan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Saleh mendivestasikan lagi 750.800 lembar di harga Rp1.160 per saham senilai Rp870,93 juta untuk kebutuhan pribadi.
Dengan begitu, total saham yang dijual Saleh selama sebulan terakhir sejak Juli hingga 4 Agustus mencapai 2.400.800 lembar dengan total nilai Rp2,63 miliar.
Setelah transaksi, kepemilikan Saleh di TOTL sisa 5,83 juta lembar atau 0,17%. Sebelumnya Saleh memegang erat 8,28 juta lembar atau 0,24%.
Hingga perdagangan Rabu (5/8) pukul 13.14 WIB, harga saham TOTL naik 2,55% ke Rp1.205.
Related News
Balik Untung, Kimia Farma (KAEF) Cetak Laba di Semester I-2026!
Menteri PKP Sanjung Bos BTN di Depan Presiden, ini Sebabnya
Strategi TRIS Pacu Penjualan Ekspor Tembus 60 Persen, Laba Terkerek
Beban Bengkak, BNI (BBNI) Masih Untung 6,56 Persen di Semester I-2026
MLIA Cetak Rugi di Semester I 2026, Beban Membengkak
ALKA-AGAR Pasien Baru HSC, Simak Daftar Lengkapnya





