Arwana Citramulia (ARNA) Minta Restu Buyback Saham Rp100 M
:
0
Pabrik keramik PT Arwana Citramulia (ARNA). (Foto:Dok)
EmitenNews.com - Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menyampaikan akan melakukan pembelian kembali saham alias buy back saham dengan menyiapkan dana sebanyak – banyaknya sebesar Rp 100 miliar.
Rudy Sujanto Corporate Secretary ARNA dalam keterangan tertulisnya Selasa (20/2) mengungkapkan bahwa perseroan akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada Kamis, tanggal 28 Maret 2024.
" Buyback akan diselesaikan dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah menyetujui rencana pembelian kembali saham, terhitung mulai tanggal 1 April 2024 hingga 31 Maret 2025, tulis Rudy.
Dia menambahkan, saham yang akan dibeli akan tergantung pada harga saham di pasar bursa. Sedangkan biaya yang akan dikeluarkan Perseroan untuk pelaksanaan pembelian kembali saham adalah biaya pembayaran fee atas perantara pedagang efek yang mana besarnya adalah maksimum 0.25% dari setiap transaksi beli.
Pembelian kembali saham dilakukan untuk menjaga kewajaran harga saham Perseroan dengan memperhatikan historical Price Earnings Ratio (PER) 10 tahun terakhir. Menurut Perseroan, nilai wajar saham Perseroan adalah minimal 15 (lima belas) kali dari Earning Per Share (EPS).
" Perseroan memperkirakan tidak ada dampak menurunnya pendapatan akibat dari pelaksanaan pembelian kembali saham. Sedangkan dampak pembelian kembali saham atas biaya pembiayaan Perseroan sangat kecil," jelas Rudy.
Dikarenakan tidak ada dampak menurunnya pendapatan akibat dari pembelian kembali saham Perseroan, maka tidak ada perubahan atas proforma laba Perseroan, tambah Rudy.
Pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia, sehingga transaksi pembelian saham Perseroan akan dilakukan melalui salah satu Anggota Bursa Efek yaitu PT RHB Sekuritas Indonesia.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





