ASSA Raup Pendapatan Rp1,53T, Laba Justru Melandai di Kuartal I-2026
:
0
Salah satu kantor operasional ASSA. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) emiten Theodore Permadi Rachmat itu terlihat menunjukkan geliat pelemahan pada awal kuartal 2026.
Hingga 31 Maret 2026, ASSA dalam laporan keuangan yang diterbitkan Selasa (28/4/2026) membukukan pendapatan sebesar Rp1,53 triliun, tumbuh 10,87 persen secara year on year (yoy) dari Rp1,38 triliun.
Progres ini diiringi beban pokok pendapatan yang juga meningkat menjadi Rp1,07 triliun dari Rp0,96 triliun, atau naik 11,46 persen yoy, sehingga laba bruto tercatat Rp461,93 miliar, naik 10,50 persen yoy dari Rp418,02 miliar.
Namun, tekanan mulai terlihat di laba usaha yang tertakar turun 4,93 persen yoy menjadi Rp239,27 miliar dari Rp251,68 miliar. Bersenada, laba sebelum pajak juga menyusut 3,35 persen yoy menjadi Rp179,64 miliar dari Rp185,86 miliar.
Sorotan utama ada pada laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang turun 3,22 persen yoy menjadi Rp98,47 miliar dari Rp101,75 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Menengok sisi neracanya, total aset meningkat 4,48 persen menjadi Rp8,85 triliun per 31 Maret 2026 dibanding Rp8,47 triliun per akhir 2025. Liabilitas naik 3,61 persen menjadi Rp5,46 triliun dari Rp5,27 triliun, sementara ekuitas tumbuh 5,96 persen menjadi Rp3,38 triliun dari Rp3,19 triliun.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan Kuartal I-2026 ini, pada perdagangan Selasa (28/4) saham ASSA tercatat turun 2,94 persen di level/posisi Rp825.
Related News
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026
Bisnis Lelang Merosot, ASLC Petik Laba Perdana dari Jualan Mobil Bekas
Emiten TP Rachmat (DRMA) Kantongi Penjualan Rp1,5T, Laba Naik Terbatas





