Bangun Pabrik HPAL Rp9,24 T, Merdeka Battery (MBMA) Patok Produksi 30 Ribu Ton Nikel
:
0
EmitenNews.com -PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan memiliki pabrik pengolahan High-Pressure Acid Leach (HPAL) berkapasitas 30 ribu ton nikel dalam Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) per tahun.
Untuk mengejar target itu, Perseroan telah menandatangani perjanjian definitif dengan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh GEM Co., Ltd (GEM) untuk membangun pabrik pengolahan High-Pressure Acid Leach (HPAL).
Manajemen MBMA menjelaskan, pabrik HPAL tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Morowali atau Indonesia Morowali Industrial Park ( IMIP ), yang lokasinya berdekatan dengan pabrik pengolahan HPAL PT QMB New Energy Materials (QMB).
PT QMB New Energy Materials sendiri merupakan gabungan perusahaan ventura yang dikendalikan oleh GEM dengan kapasitas saat ini sebesar 30 ribu ton per jumlah nikel yang terkandung dalam MHP, yang sudah beroperasi sejak 2022.
"Perusahaan patungan HPAL nantinya akan dibangun dan dioperasikan di bawah naungan PT ESG New Energy Material. Adapun, kepemilikan MBMA atas pabrik pengolahan HPAL nanti adalah sebesar 55%, dan 45% lainnya dimiliki oleh GEM," kata manajemen MBMA dalam keterangan resminya, Senin (25/9/2023).
Related News
Pasar Mobil Baru Mulai Pulih, ASLC Bidik Ledakan Pasokan Mobil Bekas
TLKM Siapkan Opsi Exit Investor Tolak Spin-Off Fiber, Ini Penawarannya
ENRG Kembali Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar, Ini Penggunaan Dananya
Victoria Investama Lepas 2,78% Saham BIPP usai RUPSLB Tak Capai Kuorum
Modernland (MDLN) Restrukturisasi Notes USD289 Juta Jatuh Tempo 2028
Asuransi Bintang (ASBI) Rombak Direksi, Angkat Presiden Direktur Baru





