EmitenNews.com -IHSG has come a long way sejak  mengawali kenaikannya pada akhir September lalu (+5.7% bulan ini).  Apakah IHSG   akan mampu segera membuat level All-Time-High baru di 6800, ataukah terhenti langkahnya di area Resistance dari level previous High pada range 6636-6700? 

 

Liza Camelia Suryanata Senior Analis Henan Putihrai Sekuritas pada Jumat (15/10/20210 mengatakan, secara teknikal RSI negative divergence yang mulai muncul ketika IHSG masih mampu membuat new High not necessarily menjadi patokan bahwa momentum penguatan ini mulai meluntur. Let your profit run, but dont let it run away by using a simple trick of setting Trailing Stops here and there; ataupun mulai mengurangi sedikit posisi portfolio  Anda agar lebih tenang.

 

Lebih lanjut Liza menambahkan, dorongan angin bagus dari market regional akan mengawal market kita hari ini, dengan harapan  pemulihan ekonomi global   telah berjalan di jalur yang diharapkan berdasarkan data-data laporan keuangan para emiten yang membaik.

 

“Harga komoditas terutama timah dan nikel akan menjadi  pendorong sentimen penguatan harga saham seperti ANTM, INCO, TINS yang telah menunjukkan gelagat penguatan kemarin. serta jangan lupakan saham-saham semen seperti SMGR dan INTP yang juga telah break out trend turun jangka panjangnya,” tegas Liza.

 

ANTM Rekomendasi Buy, Entry Level: 2420; Target: 2600 / 2750; Stoploss: 2330. 

 

KLBF Rekomendasi Buy,Entry Level: 1435; Target:1500 / 1600;  Stoploss:1390.

 

INCO Rekomendasi: Buy, Entry level : 5100; Target:5300 / 5350; Stoploss: 4900.

 

TINS Rekomendasi: Buy, Entry Level: 1705;Target:1770-1800 / 1925; Stoploss: 1620.