EmitenNews.com - Geo Energy Investama, pemegang saham pengendali PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) dilaporkan memperbesar porsi kepemilikan menjadi 70,16%.

Penambahan kepemilikan ini dilakukan pascapengumuman masuknya SMMT dalam kategori kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi alias High Shareholding Concentration (HSC) pada 12 Oktober 2026.

Dalam keterbukaan informasi terkait perubahan kepemilikan saham, manajemen SMMT melaporkan pembelian langsung oleh Geo Energy Investama sebanyak 100 juta saham.

Harga transaksi yang dieksekusi pada Selasa, 13 Oktober 2026 sebesar Rp3.800 per saham. Dengan demikian, total nilai pembelian mencapai Rp380 miliar.

Transaksi dengan tujuan investasi tersebut otomatis mengerek kepemilikan Geo Energy dari 2,303 miliar saham setara 67,24% menjadi 2,403 miliar saham atau sekitar 70,16% kepemilikan dalam SMMT.

Sebesar 97,12% Saham SMMT Dikuasai Segelintir Investor

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia mengumumkan saham SMMT dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 97,12% dari total Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat.

Penetapan tersebut berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per
1 Oktober 2026.

Meski demikian, otoritas pasar modal menyatakan bahwa pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal.

Harga Saham Melesat 159 Persen Ytd

Pascapengumuman HSC tersebut, harga saham SMMT bergerak liar di kisaran 3.570-3.830. Hingga pukul 15:29 WIB tercatat penurunan 1,35% ke Rp3.660 per saham. Namun, dalam sepekan terakhir, harganya mencatat penguatan 10,91%.