BEI Buka Gembok Dua Saham, Salah Satunya Sempat Terkunci 5 Bulan!
:
0
Ilustrasi gedung Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali gembok suspensi dua saham, yakni PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) dan PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU) pada perdagangan Kamis, 25 September 2026.
Pembukaan ini membawa nasib berbeda bagi keduanya. Jika ASPI hanya disuspensi sehari, AKKU sempat terkunci hampir 5 bulan.
Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan dalam keterangannya, Rabu (24/9), menyebut suspensi ASPI dibuka kembali mulai sesi 25 September 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Sebelumnya ASPI disuspensi pada 24 September 2026 karena peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Berdasarkan pantauan harga saham ASPI pada pukul 10.20 WIB, ASPI terpantau langsung menguat ke level Rp760, naik 10 poin atau +1,33% secara harian. Saham developer properti ini sempat menyentuh level tertinggi intraday Rp800.
Sementara itu, AKKU akhirnya bisa diperdagangkan lagi setelah disuspensi sejak 2 April 2026 atau hampir 5 bulan lamanya. Suspensi AKKU dipicu opini audit Disclaimer selama dua tahun berturut-turut.
Pada public expose 18 September 2026, Direktur Utama AKKU Irwan Suryadi menyatakan perseroan telah melakukan audit lebih awal, di mana Laporan Keuangan per 30 Juni 2026 berhasil meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Perseroan optimistis laporan keuangan akhir 2026 tidak akan lagi Disclaimer.
Usai gembok dibuka, AKKU langsung tancap gas ke Auto Reject Atas (ARA). Pada pukul 10.20 WIB, saham AKKU berada di level Rp45, melesat 4 poin atau +9,76%. AKKU tercatat berada di Papan Pemantauan Khusus.
Related News
Tiga Saham Meroket Ratusan Persen, Kini Terjebak Suspensi
Masuk Radar Pantau Bursa, Emiten Ini Justru Ngegas Nyaris ARA
Bebas FCA, Ledakan Saham Emiten Duo Raja Kripto Belum Terbendung
Genjot Konten AI, IRSX Perkuat Posisi Sektor Media & Entertainment
PAM Mineral (NICL) Siap Bagikan Dividen Setengah dari Laba Bersih
Jelang Rp1, CGS Securities Lepas Jutaan Saham Emiten Pemrosesan Emas





