EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mensuspensi sementara perdagangan saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE).

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam keterangan tertulisnya (8/10/2026) menuturkan suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada sesi pra pembukaan Jumat, 9 Oktober 2026.

Suspensi Kedua Saham SMLE, Berapa Lama?

Sahan SMLE memasuki suspensi kedua kalinya usai sebelumnya sempat disuspensi perdana Bursa pada 25 September 2026 selama sehari perdagangan. 

Adapun, suspensi kedua kali ini berpotensi penguncian hingga lebih dari sehari bursa. Bahkan, dapat memakan waktu hingga sepekan kurang lebih lamanya.

Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Berdasarkan data RTI Business, saham SMLE pada penutupan Kamis (8/10) ditutup di level Rp340, menguat +24 poin atau +7,59% dengan nilai transaksi Rp31,66 miliar.

Jika dilihat dalam sepekan, saham SMLE telah melonjak signifikan. Dari level Rp250 pada 28 September 2026, SMLE meroket ke Rp340 pada 8 Oktober 2026 atau naik 36% dalam 8 hari perdagangan.

Rinciannya 30 September naik +13,85% ke Rp296, 2 Oktober naik +6,34% ke Rp302, 5 Oktober kembali naik +1,99% ke Rp308, 6 Oktober turut naik +3,90% ke Rp320, dan 8 Oktober naik +7,59% ke Rp340.