EmitenNews.com -Otoritas bursa mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) di Seluruh Pasar terhitung sejak Sesi II Perdagangan Efek pada hari Selasa, tanggal 2 Januari 2024.
"Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan Keterbukaan Informasi yang disampaikan Perseroan," kata otoritas bursa dalam pernyataannya seperti dikutip dari laman BEI, Rabu (3/1/2024).
Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Pj.S Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A.
Menurut BEI, manajemen FLMC telah memenuhi seluruh kewajibannya. Sebelumnya BEI telah menerbitkan beberapa pengumuman terkait saham FLMC sebagai berikut:
-Pengumuman PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) No. Peng-SPT-00008/BEI.PP1/08-2022; PengSPT-00016/BEI.PP2/08-2022; Peng-SPT-00010/BEI.PP3/08-2022 tanggal 1 Agustus 2022 perihal
Penyampaian Laporan Keuangan Auditan yang Berakhir per 31 Desember 2021;
-Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00013/BEI.PP1/12-2022, Peng-SPT-00020/BEI.PP2/12-2022, Peng-SPT-00019/BEI.PP3/12-2022 tanggal 1 Desember 2022 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim yang Berakhir per 30 Juni 2022;
-Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00015/BEI.PP1/12-2022 tanggal 19 Desember 2022 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC);
-Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00002/BEI.PP1/02-2023; Peng-SPT-00005/BEI.PP2/02-2023; Peng-SPT-00003/BEI.PP3/02-2023 tanggal 24 Februari 2023 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek;
-Pengumuman Bursa No. Peng-SPT-00006/BEI.PP1/07-2023, Peng-SPT-00014/BEI.PP2/07-2023, Peng-SPT-00009/BEI.PP3/07-2023 tanggal 3 Juli 2023 Penyampaian Laporan Keuangan Auditan yang Berakhir per 31 Desember 2022;
-Pengumuman Bursa No. Peng-S-00007/BEI.PLP-11-2023 tanggal 1 November 2023 perihal Sanksi Penyampaian Laporan Keuangan Interim Perusahaan Tercatat per 30 Juni 2023.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar