EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (28/9) turun 0,50% atau 35,42 poin ke level 7.077,03. Total volume perdagangan saham mencapai 22,71 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12,19 triliun. Sebanyak 391 saham melemah, 147 saham yang menguat dan 148 saham flat.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas mengatakan laju IHSG pada hari ini Kamis (29/9/2022) bakal bergerak pada range support di level 6998 dan posisi resistance 7236.
Pola gerak IHSG menjelang akhir kuartal yang ketiga masih menunjukkan betah berada dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi tekanan yang terlihat belum akan berakhir, pergerakan market global maupun regional terlihat masih membayangi pergerakan IHSG saat ini.
Selain itu minimnya sentimen yang dapat mendorong kenaikan IHSG dikarenakan masih terjadinya perlambatan ekonomi juga turut membayangi pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang, hari ini IHSG berpotensi melemah.
Saham pilihan Yugen Sekuritas Bank BCA (BBCA), Gudang Garam (GGRM), PP London Sumatra Indonesia (LSIP), Bank BNI (BBNI), Telkom Indonesia (TLKM), Bumi Serpong Damai (BSDE) dan Unilever Indonesia (UNVR).
Related News
Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026
IHSG Rebound sejak Awal Oktober, Terbuka Peluang Penguatan Lanjutan
100 Hari Direksi Baru BEI, Pakar UGM Junjung Kinerja Reformasi Pasar
Ramaikan MotoGP Mandalika 2026, BNI Hadirkan ini
IHSG Menguat ke 6.093, Lima Saham Ini Catat Transaksi Tertinggi
Kembali Memantul, IHSG Sesi Siang Mendarat di 6.052 Naik 0,35%





