EmitenNews.com - PT Bank Permata Tbk (BNLI) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam program inklusi dan literasi keuangan di sekolah yang digelar serentak di 24 kota, Jumat (16/10/2026).

Permata Bank tercatat sebagai top 10 bank terbaik dari sisi aset, dengan kode saham BNLI dan pemegang saham pengendali Bangkok Bank Public Company Limited. Per 30 Juni 2026, bank melayani 6,6 juta nasabah di 81 kota.

Dari sisi kinerja, pada Semester I 2026 BNLI mencatatkan pertumbuhan kredit 5,3% YoY menjadi Rp171,2 triliun, dengan laba bersih tumbuh 4,5% YoY dan kualitas aset terjaga di level NPL Gross 2,1%.

Direktur Utama Permata Bank Melissa M. Rusli menyebut, kinerja tersebut sejalan dengan upaya membangun hubungan lintas generasi.

"Di tengah semakin kompleksnya kebutuhan individu maupun pelaku usaha, kami hadir lebih dari sekadar memberikan layanan perbankan. Kami mendampingi nasabah sebagai mitra finansial terpercaya," ujar Melissa dalam keterangan resmi.

Kegiatan Permata CERITA (Cinta dan Edukasi daRi kiTA) dengan tema “24 Tahun, 24 Kota, 1 CERITA” ini digelar bertepatan dengan HUT ke-24 Permata Bank di 16 Oktober 2026 dan menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026.

Program CERITA tahun ini mengalami perubahan sasaran. Jika sejak 2016 menyasar siswa SD, tahun ini untuk pertama kalinya menyasar siswa SMP.

Chief of Corporate Affairs and Sustainability Permata Bank Katharine Grace mengatakan, perluasan sasaran didasarkan pada temuan SNLIK 2026 yang disusun OJK bersama LPS dan BPS.

"Dari 2016 sampai sekarang itu kita selalu ke SD, tahun ini kita baru mulai untuk SMP. Jadi malah kita ingin coba ke SMP, karena dari survei kita melihat ada gap," kata Katharine.

Data SNLIK 2026 mencatat indeks literasi keuangan kelompok usia 15-17 tahun baru 56,04%, tertinggal dari indeks inklusi keuangan yang sudah 89,13%.