EmitenNews.com - Gafur Sulistyo Umar mengurangi timbunan saham Maharaksa Biru Energi (OASA). Itu dilakukan dengan melepas 34.274.100 helai. Pengurangan saham oleh sang pengendali perseroan itu, telah ditahbiskan pada 1 dan 8 Oktober 2026.

Aksi divestasi oleh Gafur Umar tersebut dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp220-225. Dengan skema harga itu, Gafur meraup dana taktis senilai Rp7,59 miliar. Rincian transaksi bos perusahaan tersebut sebagai berikut. Pada 1 Oktober 2026, Gafur menjala 11.424.700 saham Rp225 senilai Rp2,57 miliar.

Selanjutnya, pada 8 Oktober 2026, Gafur mengemas 22.849.400 lembar dengan harga Rp220 sebesar Rp5,02 miliar. Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham OASA dalam genggaman Gafur menjadi 1,98 miliar eksemplar atau setara dengan porsi kepemilikan 31,29 persen.

Mengalami penciutan dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 2 miliar saham setara 31,65 persen. Di sisi lain, saham OASA akhir mentas dari zona merah. Sepanjang perdagangan kemarin, saham OASA menguat 2,75 persen setara 6 poin menjadi Rp224 dibanding perdagangan hari sebelumnya.

Enam bulan terakhir, saham OASA selalu menyusuri zona merah. Itu setelah terpangkas 39,46 persen atau 146 poin dari periode 14 April 2026 di level Rp370 per lembar. Saham OASA pernah menyentuh posisi tertinggi Rp590, dan terendah Rp189. OASA dibekali market cap Rp1,42 triliun. (*)