Bottom Line Negatif, Akumulasi Rugi GOTO Per 30 Juni 2023 Bengkak Jadi Rp125,64 Triliun
:
0
EmitenNews.com -Selama enam bulan pertama tahun ini, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih menderita rugi bersih sebesar Rp7,16 triliun, sehingga per akhir Semester I-2023 jumlah akumulasi rugi menjadi Rp125,64 triliun atau membengkak 6,04 persen dibanding per 31 Desember 2022.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, Selasa (15/8), GOTO membukukan pendapatan di Semester I-2023 sebesar Rp6,88 triliun atau melonjak 102,35 persen dibanding Semester I-2022 yang hanya senilai Rp3,4 triliun.
Pada paruh pertama tahun ini, GOTO tercatat mampu menekan jumlah biaya dan beban hingga 32,27 persen (y-o-y) menjadi Rp12,99 triliun. Sehingga, rugi usaha yang diderita GOTO di Semester I-2022 menjadi Rp6,11 triliun atau menurun 61,28 persen (y-o-y).
Namun demikian, selama enam bulan pertama tahun ini GOTO mengalami lonjakan beban keuangan hingga 39,01 persen (y-o-y) menjadi Rp165,83 miliar. Sementara itu, penghasilan keuangan di Semester I-2023 justru tercatat merosot 6,52 persen (y-o-y) menjadi Rp310,27 miliar.
Pada Semester I-2023, kinerja keuangan GOTO terpantau masih menderita rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp7,46 triliun, namun kerugian mencerminkan penurunan 47,43 persen dibanding rugi sebelum pajak penghasilan di Semester I-2022 yang mencapai Rp14,19 triliun.
Related News
Tancorp Transaksi Jumbo di Saham ZONE, Kepemilikan Melesat Jadi 28,4%
VIVA Sulap Utang Rp1,72T Jadi Saham, Neraca Berpotensi Lebih Sehat
Diatas Harga Pasar! PIS Lepas 10,07% Saham DOOH ke Investor Strategis
MBMA Buru Sumber Daya Baru, Pengeboran Tambang SCM Capai 41.289 Meter
MCOL Gelontor USD60 Ribu, Bor 39 Titik Eksplorasi Tambang MIP Q3 2026
MNC Vision (MSKY) Ungkap Perkembangan Terbaru PKPU Ascot Group





