BRNA Right Issue Rp372,6 Miliar, Besok Buru Restu Investor
:
0
Suasana kerja di lingkungan pabrik Berlina. Foto - BRNA
EmitenNews.com - Berlina (BRNA) akan menjajakan right issue Rp372,6 miliar. Tindakan itu dilakukan dengan menerbitkan 543,95 juta saham bernominal Rp50. Saham anyar setara 55,56 persen dari modal disetor, dan ditempatkan itu, dibalut dengan harga pelaksanaan Rp685 per helai.
Right issue diluncurkan dengan rasio 9:5. Artinya, setiap pemilik 5 saham lawas berhak 5 HMETD. Setiap 1 HMETD berhak menebus saham baru dengan harga pelaksanaan Rp685. Saat bersamaan, BRNA menerbitkan waran maksimum Rp145,05 miliar. Itu dengan melepas 181,31 juta saham anyar dengan harga pelaksanaan Rp800.
Waran seri I tersebut disodorkan dengan rasio 3:1. Di mana, setiap pemegang 3 saham lama akan mendapat satu waran seri I. Setiap satu waran memberi hak kepada pemegangnya untuk menebus satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp800. Pengeluaran waran seri I itu, setara dengan 18,52 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perseroan.
Dwi Satrya Utama (DSU) sebagai pemegang saham utama, dan pengendali berencana melaksanakan seluruh HMETD melalui mekanisme kompensasi (set-off) atas pokok utang perseroan. Selain itu, akan menyerap HMETD dari pengalihan investor lain, dan sebagai pembeli siaga akan membeli sebagian sisa saham yang tidak dilaksanakan pemegang saham lainnya, akan dilakukan melalui mekanisme kompensasi (set-off).
Hasil dana right issue antara lain Rp264,37 miliar untuk pelunasan pokok utang kepada DSU. Itu dilakukan melalui mekanisme penyetoran atas saham berupa hak tagih yang dikompensasikan sebagai setoran saham berupa kompensasi (set-off) atas pokok kepada DSU. Sisanya akan digunakan untuk keperluan modal kerja perseroan.
Termasuk namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku dan penolong, biaya pengiriman, tenaga kerja langsung, tenaga kerja tidak langsung-produksi, sewa, pemeliharaan dan reparasi, serta listrik dan asuransi. Adapun dana dari pelaksanaan Waran Seri I, apabila waran tersebut dilaksanakan oleh pemegangnya, juga akan digunakan untuk keperluan modal kerja.
Hajatan itu, akan dilakukan setelah mendapat restu investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 5 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB di Kantor Berlina, Jalan Jababeka Raya Blok E12-17, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat. Investor berhak terlibat harus tercatat sebagai pemegang saham pada 13 Juli 2026. (*)
Related News
NPGF Salurkan Dividen Mini, Telisik Jadwal Lengkapnya
Verah Wahyudi Lepas Saham TAMA Lewat Skema Repo
Direksi ISAT Kompak Borong Saham, Siapa Saja?
Downgrade Peringkat ADHI idBB, ini Alasan Pefindo
Rugi Bengkak, COCO Medio 2026 Defisit Rp325,77 Miliar
AMAR Salurkan Dividen Rp70,25 Miliar, Cum Date 11 Agustus 2026





