Buka Kantor Pemasaran di PIK 2, Manulife Indonesia Kembangkan Layanan

Manulife Indonesia secara resmi membuka kantor pemasaran mandiri yaitu GA Champion Community JKT, di Ruko Boston Blok C06 (PIK 2), Salembaran, Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten. dok. Manulife Indonesia.
EmitenNews.com - Manulife Indonesia secara resmi membuka kantor pemasaran mandiri yaitu GA Champion Community JKT, di Ruko Boston Blok C06 (PIK 2), Salembaran, Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten. Ini bagian dari upaya perseroan mengembangkan layanan serta menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia di Tangerang dan sekitarnya.
Dalam rilis yang diterima Selasa (15/10/2024), diketahui, peresmian ini dihadiri oleh Novita Rumngangun (Wakil Presiden Direktur Manulife Indonesia), Andrias Gunawan (Chief Agency Officer) dan Destina (Kepala Kantor Pemasaran Mandiri Champion Community), serta jajaran manajemen Agency Manulife Indonesia.
Peresmian kantor ini sejalan dengan fokus perusahaan untuk terus menumbuhkan kanal distribusi Agency, selain berusaha meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dan produk asuransi dari Manulife Indonesia.
Harapannya, memudahkan keputusan finansial masyarakat, dan membuat hidup nasabah lebih baik.
Hal ini juga selaras dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan inklusi keuangan.
Peresmian ini juga merupakan wujud komitmen Manulife Indonesia untuk terus membantu memenuhi kebutuhan proteksi masyarakat Tangerang dan sekitarnya.
Lalu, memberikan pelayanan optimal bagi nasabah dan calon nasabah serta membuka peluang bagi masyarakat Tangerang untuk menjalankan profesi mulia sebagai tenaga pemasar profesional.
Sepanjang tahun 2023, Manulife Indonesia telah membayarkan klaim keseluruhan Nusantara sebesar Rp7,9 triliun. Manulife telah melindungi sebanyak sekitar 2 juta nasabah di seluruh Indonesia. (Eko Hilman).***
Related News

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal

Konsumsi Solar Turun 19 Persen Dampak Pembatasan Operasional Truk