EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur di sesi I perdagangan Jumat, 25 September 2026 disertai dengan sepinya valuasi transaksi perdagangan di Bursa siang hari ini.

Berdasarkan data RTI Business pada pukul 11.30 WIB, IHSG melemah 34,87 poin atau -0,55% ke level 6.263,72. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.328,41 dan terendah 6.261,47, dengan nilai pembukaan 6.315,53.

Volume perdagangan tercatat 20,96 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,51 triliun dan frekuensi 946.983 kali. Sebanyak 517 saham turun, 140 saham naik, dan 130 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 10.978,6 triliun.

Hampir seluruh sektor memerah. Dari pantauan Stockbit, 10 dari 11 indeks sektoral terkoreksi. Sektor industri (IDXINDUST) menjadi pemberat terdalam dengan koreksi -2,07% ke 1.617,69, disusul infrastruktur (IDXINFRA) -1,32% dan properti (IDXPROPERT) -1,02%. Hanya sektor teknologi (IDXTECHNO) yang mampu bertahan di zona hijau, menguat tipis +0,19% ke 6.666,27.

Tekanan juga datang dari aksi jual asing. Data Stockbit Sekuritas mencatat asing kembali melakukan net sell sebesar Rp 355,78 miliar di seluruh pasar pada sesi I. Foreign buy tercatat Rp 1,09 triliun berbanding foreign sell Rp 1,44 triliun.

Saham TLKM menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan net sell Rp 43,75 miliar, disusul DSSA Rp 37,84 miliar, BMRI Rp 34,71 miliar, dan BBRI Rp 28,86 miliar. Di sisi lain, asing paling banyak memborong BBCA dengan net buy Rp 15,65 miliar, diikuti TPIA Rp 9,83 miliar dan PTBA Rp 8,59 miliar.

Untuk top gainers sesi I dipimpin SHID yang melesat +24,83% ke Rp905, TRUK +24,64% ke Rp2.580, dan INTD +22,63% ke Rp466. Sementara top losers dipimpin NASI yang ambles -14,96% ke Rp199, PTMP dan RODA masing-masing -14,75% ke Rp52.