EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan empat saham, yakni PT Ifishdeco Tbk. (IFSH), PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI) dan PT Artha Mahiya Investama Tbk. (AIMS).

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam keterangan tertulisnya (7/10) menuturkan bahwa suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor.

Penghentian sementara dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Rincian penguatan dan nilai transaksi sebelum disuspensi:

- IFSH menguat 3 hari beruntun. Pada 7 Oktober ditutup di Rp2.270 naik Rp210 atau +10,19% dengan nilai transaksi Rp1,63 miliar, sebelumnya 6 Oktober naik Rp405 atau +24,47% ke Rp2.060 dengan transaksi Rp2,64 miliar, dan 5 Oktober naik Rp330 atau +24,91% ke Rp1.655 dengan transaksi Rp400,67 juta.

- MPXL menguat 2 hari beruntun. Pada 7 Oktober ditutup di Rp316 naik Rp54 atau +20,61% dengan nilai transaksi Rp28,97 miliar, sebelumnya 6 Oktober naik Rp16 atau +6,50% ke Rp262 dengan transaksi Rp6,02 miliar.

- PGLI menguat pada 7 Oktober ditutup di Rp396 naik Rp78 atau +24,53% dengan transaksi Rp2,79 miliar. Sempat koreksi -4,22% ke Rp318 pada 6 Oktober dengan transaksi Rp1,79 miliar, namun sebelumnya menguat 2 hari beruntun 5 Oktober +24,81% ke Rp332 transaksi Rp2,92 miliar dan 2 Oktober +24,30% ke Rp266 transaksi Rp1,20 miliar.

- AIMS menguat +20,00% ke Rp990 pada 7 Oktober naik Rp165 dengan transaksi Rp6,77 miliar. Sebelum jeda suspensi pertama di 6 Oktober di Rp825, saham ini menguat 4 hari beruntun mulai dari 30 September +25,00% ke Rp605 transaksi Rp3,79 miliar, 1 Oktober +16,53% ke Rp705 transaksi Rp4,92 miliar, 2 Oktober +0,71% ke Rp710 transaksi Rp1,49 miliar, dan 5 Oktober +16,20% ke Rp825 transaksi Rp2,85 miliar.