Danantara Gas Pol Masuk Bursa, Borong Saham Mulai Senin!
:
0
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, dalam dialog publik di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan akan kembali agresif melakukan investasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Senin (2/2/2026), di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang sepekan terakhir.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, dalam dialog publik Rencana Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia yang berlangsung di Jakarta, Minggu (1/2/2026). Pandu menerangkan aksi Danantara ini tak hanya masuk sesaat, melainkan akan berinvestasi secara berkelanjutan dalam termin beberapa hari ke depan.
“Kami harus bisa mempertanggungjawabkan investment yang akan kami lakukan dan ini akan terus, minggu depan pun, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal,” ujar Pandu.
Pandu mengungkapkan, Danantara sejatinya telah mulai berinvestasi di pasar modal sejak akhir Desember 2025. Aktivitas investasi tersebut dilakukan melalui manajer investasi yang telah ditunjuk, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
“Danantara sudah aktif investasi di pasar modal sejak Desember 2025,” tegas Pandu.
Pihaknya akan terus menargetkan emiten-emiten yang layak dikoleksi oleh Danantara. Pandu bertutur, saham-saham yang bakal diborong Danantara setidaknya mesti berlikuiditas baik, fundamental baik, dan punya nilai.
“Arahan dari kami kepada manajer investasi yang kami tunjuk, tolong dibeli saham yang memiliki good growth, good fundamental, good liquidity, itu juga sangat penting, dan juga make sure it has good cash flow,” pungkas Pandu.
Related News
Tak Dapat Disehatkan, OJK Setop Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital
Cadangan Devisa Turun jadi USD146,3 Miliar, BI Catat Penyebabnya
BEI Umumkan Saham HSC Baru, INDO Jadi Anggota Ke-62
BEI Catat 7 Rencana IPO per Awal Oktober
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market
OJK Bidik Himpun Dana Rp250T di Pasar Modal, 5 Perusahaan Minat IPO





