Destry Tak Berani Naikkan BI-Rate di RDG Pertama Sebagai Gubernur BI
:
0
Bulan ini Destry Damayanti menjalani kiprah perdanannya memimpin Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Gubernur BI. (Foto: Tangkapan Layar YouTube)
EmitenNews.com - Bulan ini Destry Damayanti menjalani kiprah perdanannya memimpin Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Gubernur. Pada RDG yang berlangsung 22-23 September 2026 BI memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.
Keputusan ini sesuai dengan prediksi sejumlah analis dan pengamat yang memperkirakan BI akan mempertahankan BI-Rate di tengah tekanan nilai tukar rupiah dan inflasi yang masih terkendali.
Keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat guna mendukung pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5±1% pada tahun 2026 dan 2027 serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan insentif untuk menarik aliran masuk modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA)," kata Destry.
Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat guna meningkatkan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.
Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.(*)
Related News
BI Obral Insentif Lindung Nilai Demi Jaga Stabilitas Rupiah
Sesuai Ekspektasi! BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Efek Minyak Mereda, Harga Emas Antam Naik Rp3.000
Pramono Tawarkan 37 Proyek Jakarta Senilai Rp115 Triliun di U20
Pejabat Fed Sinyalkan Bunga Naik, Dolar Berpotensi Tekan Rupiah
Emas Stabil di Atas USD4.350 Seiring Penurunan Harga Minyak





