Di Tengah Isu Deputi Gubernur, BI Tetap Gacor Rilis Sekuritas Valas
:
0
Instrumen intervensi Bank Indonesia. FOTO-DOK Bank Indonesia
EmitenNews.com - Bank Indonesia masih mengebut penerbitan sekuritas valas (SVBI). Terbaru, SVBI terbit dengan nilai USD261 juta di tengah isu hangat pergantian Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Tertuang dalam pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Rabu (21/1), angka setara Rp4,43 triliun (kurs JISDOR Rp16.981 per USD) itu terdiri dari tiga penerbitan.
Penerbitan pertama dengan kode efek IDVB0123022026 bernilai USD242 juta. SVBI ini akan terbit pada 22 Januari 2026 dengan menawarkan bunga/diskonto 3.6736% dan akan jatuh tempo pada 23 Februari 2026.
Kedua adalah IDVB0322042026 USD9 juta. Ini juga akan terbit pada 22 Januari 2026 dengan bunga/diskonto 3.65667% dan punya tanggal jatuh tempo pada 22 April 2026.
Ketiga adalah IDVB0622072026 USD10 juta yang juga terbit pada 22 Januari 2026. Ini menawarkan bunga/diskonto 3.625% dengan masa jatuh tempo pada 22 Juli 2026. (*)
Related News
Mau Investasi Kripto? Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah untuk Pemula
Sambut Direksi Baru BEI, HIPMI Dorong Peningkatan Kualitas Investor
Tidak ada Kenaikan Harga MinyaKita, HET Tetap Rp15.700 per Liter
BI Ungkap Sejumlah Intervensi yang Bawa Rupiah Menguat 0,76 Persen
BI Naikkan Lagi BI-Rate 25 Basis Poin Untuk Angkat Rupiah
Harga Emas Naik di Atas USD4.300 per Ons, Antam Turun Rp30.000





