Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000
:
0
Monitor layar IHSG menampilkan beberapa sektor yang menguat dan melemah. Foto: Dok IDX.
EmitenNews.com - Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata masih membidik peluang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di paruh kedua 2026 menuju 6.700-7.000.
Kendati IHSG sempat tertekan, Liza menilai hal itu tidak semata karena hasil review indeks MSCI periode Agustus 2026. Karena menurutnya, sehari sebelumnya IHSG justru naik cukup tebal 1,69% disertai foreign net buy Rp482,79 miliar.
“Jadi koreksi sebelumnya juga bisa dibaca sebagai profit taking setelah rebound yg kuat, bukan berarti investor asing langsung ninggalin Indonesia,” ujar Liza.
Meski begitu, Liza menerangkan bahwa tekanan jual diperkirakan paling terasa terhadap saham-saham yang dikeluarkan MSCI. Terutama GOTO karena tidak berpindah ke indeks MSCI lainnya. Sedangkan CPIN masih berada di Small Cap, sehingga dampaknya lebih kepada penyesuaian bobot dan perubahan basis investor.
Adapun untuk IHSG secara keseluruhan, Liza mengatakan dampak terhadap IHSG masih moderat dan cenderung temporer.
“Perlu dipahami juga bahwa total AUM yg dikaitkan dgn satu saham tidak bisa langsung dianggap sebagai nilai forced selling, karna saham tersebut bisa saja menjadi konstituen di beberapa indeks MSCI yang berbeda,” tutur Liza.
Ia juga menekankan, OJK dan BEI sekarang perlu membuktikan implementasinya, bukan cuma umumkan reformasi. Fokusnya mesti jelas, yakni genuine free float, transparansi beneficial ownership, disclosure pemegang saham di atas 1%, penanganan HSC, serta enforcement terhadap coordinated trading.
“Progres tersebut sebaiknya dipubilkasikan melalui data before-and-after yang terukur, lalu dikonfirmasi oleh pengalaman nyata brokers, custodians, dan investment managers. Jadi investor global bisa melihat bahwa perubahan bukan hanya terjadi di atas kertas, tapi memang sudah dirasakan dalam aktivitas trading sehari-hari,” pungkasnya.
Related News
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut





