Digitalisasi Semakin Masif, BRI (BBRI) Terapkan Strategi Hybrid Bank, Ini Tujuannya
:
0
EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) terus mengoptimalkan layanan perbankan dengan menerapkan strategi hybrid di era digital saat ini. Metode hybrid bank tersebut terbukti efektif terlebih mayoritas pelaku usaha industri perbankan telah lebih terbiasa dengan digitalisasi.
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo menjelaskan bahwa hybrid bank lebih cocok diterapkan karena BRI memiliki nasabah yang sangat heterogen. Kendati saat ini masyarakat sudah tak asing dengan perangkat gawai, tetapi tak dapat dipungkiri cakupannya belum 100% yang melek literasi dan keuangan digital.
“Strategi kami memang mengandalkan hybrid bank untuk menjangkau masyarakat Indonesia yang beragam karakteristiknya. Apalagi di tengah pandemi, kondisi ini semakin mempercepat proses digitalisasi. Namun, meskipun digitalisasi tak bisa dielakkan, masih ada sejumlah nasabah yang masih nyaman dengan layanan perbankan secara physical,” jelasnya.
Dalam pengaplikasian hybrid bank, BRI menerapkan prinsip ‘phygital’ atau physical and digital. Keduanya merupakan paduan keunggulan layanan fisik secara langsung dan tentunya secara digital.
Melalui perpaduan tersebut, Indra meyakini engagement dengan nasabah akan semakin kuat. Di sisi lain, hybrid bank diterapkan oleh BRI karena digitalisasi secara menyeluruh tidak bisa menggantikan trust. Digitalisasi juga tidak dapat menggeser brand maupun service.
Related News
KKGI Kucurkan USD2,95 Juta untuk Eksplorasi, Amankan Izin Produksi
TLKM Gandeng Samsung, Bidik Peluang Bisnis AI dan IoT untuk Korporasi
Jajaki Peluang Baru, Dana Brata Luhur (TEBE) Perluas Layanan Pelabuhan
Eksplorasi Vale Indonesia (INCO) Fokus Wilayah IUPK, Ini yang Dicari
Pengendali Mandom (TCID) Resmi Ganti Nama jadi Mandom Corporation
Perkuat Cadangan Mineral Utama Antam Eksplorasi di Jabar Hingga Kalbar





